Habarbalangan – Pemerintah Kabupaten Balangan kembali menyalurkan bantuan peralatan sekolah melalui program Kartu Balangan Pintar (KBP) yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Adaro Indonesia. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan, Rabu (11/2/2026).
Sebanyak 126 siswa dari jenjang MI/SD dan MTs/SMP menerima bantuan berupa perlengkapan sekolah. Rinciannya, 70 siswa MI/SD dan 56 siswa MTs/SMP. Bantuan ini merupakan bagian dari dukungan CSR PT Adaro Indonesia terhadap program unggulan daerah di bidang pendidikan.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Balangan, Rafi’ul Amal, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan hari ini murni berasal dari CSR PT Adaro Indonesia. Ia menyebutkan, siswa penerima ditetapkan berdasarkan usulan dari sekolah masing-masing, dengan kriteria berasal dari keluarga kurang mampu dan rentan putus sekolah.
“Program Kartu Balangan Pintar ini mempunyai mitra kerja, yaitu para UMKM di Kabupaten Balangan. Dana dari CSR disampaikan langsung ke pihak UMKM, kemudian UMKM yang menyiapkan peralatan sekolahnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, program KBP merupakan inovasi daerah yang dicanangkan Bupati Balangan dan sangat membantu Dinas Pendidikan dalam meningkatkan rata-rata lama sekolah. Dengan bantuan ini, diharapkan siswa dapat terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita mereka.
Sementara itu, Bupati Balangan H Abdul Hadi yang diwakili Asisten I Setda Balangan, Aidinor, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Balangan telah menerapkan kebijakan wajib belajar 12 tahun sejak 2010. Menurutnya, pendidikan menjadi kunci dalam menyiapkan generasi produktif menghadapi bonus demografi dan Indonesia Emas 2045.
Ia menyampaikan bahwa meskipun sekolah telah digratiskan, masih terdapat kebutuhan perlengkapan belajar seperti alat tulis dan perlengkapan lainnya yang menjadi beban bagi sebagian orang tua. Karena itu, program Kartu Balangan Pintar hadir untuk membantu siswa yang belum terjangkau program pusat, dengan dukungan pendanaan dari APBN maupun CSR, termasuk dari PT Adaro Indonesia.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Balangan, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Adaro Indonesia atas alokasi dana CSR-nya untuk program Kartu Balangan Pintar ini,” ujarnya.
Aidinor juga berpesan kepada para penerima bantuan agar menggunakan perlengkapan sekolah dengan bijak, tidak boros, serta memanfaatkannya untuk menunjang prestasi belajar. Ia berharap bantuan tersebut dapat membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat meraih masa depan yang lebih baik.
Secara keseluruhan, program Kartu Balangan Pintar tahun 2025/2026 menjangkau 1.637 siswa dengan total anggaran sekitar Rp2 miliar yang bersumber dari APBN dan CSR. Pemerintah daerah menilai kolaborasi dengan dunia usaha menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan dan memastikan tidak ada anak Balangan yang tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan yang layak.















