Habar Balangan – UPTD Puskesmas Awayan mulai membuka skrining bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan untuk mengikuti program operasi katarak gratis tahun 2026.
Program tersebut merupakan kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan oleh PT Adaro Indonesia bekerja sama dengan pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Tak hanya Puskesmas Awayan, seluruh puskesmas di Kabupaten Balangan juga melaksanakan skrining guna menjaring masyarakat yang berpotensi mengikuti program operasi katarak gratis.
Masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan diimbau mendatangi puskesmas sesuai wilayah domisilinya untuk menjalani pemeriksaan awal sebelum didaftarkan sebagai calon peserta.
Perawat sekaligus Pemegang Program Kesehatan Indera Puskesmas Awayan, Saida Hayati, mengatakan skrining dilakukan untuk memastikan gangguan penglihatan yang dialami benar merupakan katarak.
“Kami diminta menjaring pasien di wilayah kerja masing-masing. Warga yang merasa mengalami gangguan penglihatan silakan datang ke puskesmas untuk diperiksa terlebih dahulu,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan pasien positif menderita katarak, petugas puskesmas akan mendata dan mendaftarkan peserta mengikuti program operasi sesuai kuota yang telah ditentukan.
Untuk wilayah kerja Puskesmas Awayan, kuota yang disediakan sebanyak 14 pasien positif katarak. Program ini terbuka bagi seluruh masyarakat, termasuk ASN, anggota TNI, Polri, maupun masyarakat umum, dengan persyaratan cukup membawa KTP.
“Pendaftaran dibuka mulai sekarang hingga akhir Agustus. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan pasien positif katarak, kami akan mendaftarkannya untuk mengikuti operasi sesuai kuota yang tersedia,” kata Saida.
Rencana pelaksanaan operasi dijadwalkan pada awal September 2026. Namun, waktu dan lokasi pelaksanaan masih menunggu pemberitahuan resmi dari penyelenggara.
Puskesmas Awayan mengimbau masyarakat tidak menunda pemeriksaan agar kesempatan mengikuti operasi gratis tidak terlewat.












