Habarbalangan.com — Musibah kebakaran yang melanda warga di Desa Murung Abuin, RT 04, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, beberapa hari lalu mengundang kepedulian dari kalangan mahasiswa.
Sebagai bentuk solidaritas terhadap warga yang terdampak, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sosial Humaniora (FSH) Universitas Sapta Mandiri (UnivSM) bersama Himpunan Mahasiswa Manajemen dan Himpunan Mahasiswa Hukum menggelar aksi penggalangan dana pada Sabtu (3/10/2026).
Sekretaris I BEM Fakultas Sosial Humaniora Universitas Sapta Mandiri, Muhammad Yusup, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.
“Sebagai bentuk solidaritas terhadap warga yang terdampak, kami bersama Himpunan Mahasiswa Manajemen dan Himpunan Mahasiswa Hukum melaksanakan aksi penggalangan dana,” ujar Muhammad Yusup.
Aksi penggalangan dana berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 17.00 WITA di sekitar lampu merah Bundaran Paringin. Sejumlah mahasiswa turun langsung ke jalan untuk mengajak masyarakat turut memberikan bantuan bagi para korban kebakaran.
Dari kegiatan tersebut, mahasiswa berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp3 juta. Seluruh dana yang terkumpul rencananya akan disalurkan 100 persen kepada para korban dan diserahkan secepatnya sebagai bentuk dukungan bagi warga yang terdampak musibah.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial di lingkungan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya menyampaikan rasa prihatin, tetapi juga berupaya hadir secara langsung dengan mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu.
“Kepedulian tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Di tengah musibah yang dialami warga Murung Abuin, mahasiswa memilih untuk hadir, bergerak, dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu,” katanya.
Ia menegaskan, solidaritas bukan sekadar kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Karena solidaritas bukan sekadar kata. Solidaritas adalah ketika kita memilih untuk hadir saat saudara kita membutuhkan,” pungkasnya.












