Dalam 24 Jam, Tiga Musibah Kebakaran Terjadi di Kabupaten Balangan

Ilustrasi
Gambar Ilustrasi/Habar Balangan

Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, tiga musibah kebakaran terjadi di Kabupaten Balangan dan mengakibatkan kerugian materi bagi warga terdampak. Rentetan kejadian ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Balangan dan BPBD setempat.

Peristiwa pertama terjadi pada Minggu (25/1/2026) malam, saat satu unit rumah warga di Desa Sungai Pumpung, Kecamatan Awayan, terbakar. Warga sempat digegerkan dengan kobaran api yang melahap rumah tersebut.

Belum berselang lama, pada malam yang sama, petugas pemadam kebakaran kembali dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar dapur rumah warga di Desa Balang, Kecamatan Paringin.

Keesokan harinya, Senin (26/1/2026) menjelang siang, sirine mobil pemadam kembali mengaung. Kebakaran kali ini terjadi di Desa Hukai, Kecamatan Juai. Dampaknya, dua unit rumah habis terbakar, sementara satu unit rumah lainnya mengalami kerusakan sekitar 15 persen.

Kepala BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi, menyampaikan bahwa rentetan kebakaran yang terjadi dalam waktu berdekatan ini menjadi perhatian serius pihaknya. Meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan kepolisian, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik, seperti yang terjadi pada kasus kebakaran di Desa Sungai Pumpung.

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sumber api di rumah.

“Pencegahan tetap menjadi langkah utama untuk meminimalisir dampak dan kerugian yang ditimbulkan. Warga perlu memperhatikan instalasi listrik dan melakukan pemeliharaan secara rutin. Selain itu, pastikan kompor tidak dalam keadaan menyala saat ditinggalkan,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemkab Balangan langsung bergerak menyalurkan bantuan kepada para korban terdampak. Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, turun langsung menyambangi korban di Desa Sungai Pumpung hingga Desa Hukai.

Bantuan dari BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Balangan disalurkan berupa logistik, perlengkapan tidur, perlengkapan dapur, pakaian, sembako, serta bantuan uang tunai untuk perbaikan rumah.

Salah satu korban kebakaran di Desa Sungai Pumpung, Reihanah, mengucapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah dibantu, terima kasih banyak,” ungkapnya.

Akibat peristiwa tersebut, Reihanah sementara waktu tinggal di rumah keluarganya. Pemerintah daerah juga memastikan akan memasukkan korban sebagai penerima bantuan rehabilitasi rumah melalui program Dinas Sosial Kabupaten Balangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *