banner

Mahasiswa STIA Amuntai Bangun Insinerator di Wisata Batu Ajung

banner 120x600
PT Laskar Semesta Alam

Objek wisata Batu Ajung di Desa Ajung, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan menjadi lokasi pengabdian masyarakat puluhan mahasiswa dari STIA Amuntai. Kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan selama lima hari dengan mahasiswa menetap di Balai Adat Desa Ajung yang difasilitasi oleh pemerintah desa setempat.

Para mahasiswa terbagi ke dalam beberapa kelompok dengan program kerja yang beragam. Kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan, sosialisasi pencegahan kurang darah, serta program pengelolaan sampah yang difokuskan di kawasan wisata Batu Ajung.

Banner Iklan

Pada Senin 9 Februari 2026, salah satu kelompok mahasiswa membangun insinerator atau tempat pembakaran sampah dengan sistem minim asap di area wisata Batu Ajung. Pembuatan insinerator ini bertujuan untuk membantu pengelolaan sampah di kawasan wisata yang memiliki akses cukup jauh dari permukiman warga.

Insinerator tersebut dibuat menggunakan bata ringan yang disusun secara sederhana. Pada bagian atas dipasang batang besi yang difungsikan sebagai ventilasi udara agar proses pembakaran berjalan lebih optimal dan tidak menimbulkan asap berlebih. Proses pembuatannya dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa.

Model insinerator yang dibangun tergolong sederhana dan ekonomis sehingga mudah ditiru oleh masyarakat sekitar. Pada tahap awal, mahasiswa membangun satu unit insinerator sebagai contoh penerapan pengelolaan sampah di kawasan wisata.

Koordinator pengabdian mahasiswa STIA Amuntai, Saiful Islam, menjelaskan bahwa keunggulan insinerator tersebut adalah tidak memerlukan lahan luas serta mudah dalam perawatan.

“Di sini kami membangun insinerator yang sederhana agar masyarakat mudah meniru dan perawatannya juga cukup mudah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan insinerator sangat membantu dalam mengurangi volume sampah yang menumpuk di kawasan wisata. Menurutnya, kondisi akses menuju lokasi wisata tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan pengangkut sampah.

“Melihat kondisi di sini, akses kendaraan sangat terbatas, bahkan sepeda motor saja cukup sulit. Dengan insinerator ini, sampah bisa langsung dikelola di lokasi,” jelasnya.

Saiful berharap insinerator tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh pengelola wisata Desa Ajung. Selain mengurangi tumpukan sampah, fasilitas ini juga diharapkan mampu menjaga kebersihan dan estetika objek wisata Batu Ajung.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *