BALANGAN – Direktur RSUD Datu Kandang Haji, drg. Sudirman, menegaskan komitmen pihaknya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (UGD).
Hal tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya pembenahan sistem pelayanan agar semakin cepat, responsif, dan profesional.
Menurut drg. Sudirman, UGD RSUD Datu Kandang Haji kini selalu siaga selama 24 jam penuh dengan petugas yang stand by setiap saat. Selain itu, sistem administrasi dan kelengkapan berkas pasien juga terus dibenahi guna mempercepat proses pelayanan.
“Melalui perubahan-perubahan pelayanan yang kami lakukan, UGD selalu stand by 24 jam. Kami juga memperkuat kepedulian dan respons cepat petugas. Sesuai SOP, setiap pasien yang masuk paling lambat lima menit sudah harus mendapatkan penanganan awal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, standar waktu pelayanan tersebut merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat.
Lebih lanjut, drg. Sudirman menekankan bahwa pelayanan di UGD tidak bisa dimaknai secara sederhana. Penanganan dilakukan berdasarkan tingkat kegawatdaruratan pasien, sehingga ada sistem triase untuk menentukan prioritas medis.
“UGD diprioritaskan bagi pasien dengan kondisi darurat. Baik pasien umum, tetap kami layani sesuai prosedur yang berlaku. Yang terpenting adalah keselamatan dan kebutuhan medis pasien menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dengan berbagai pembenahan tersebut, pihak RSUD Datu Kandang Haji berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan daerah semakin meningkat, serta mampu memberikan layanan yang cepat, tepat, dan profesional bagi seluruh lapisan masyarakat.












