Bunda Sri Pimpin Penanganan Warga Berkebutuhan Khusus

Dampingi Penanganan Warga Berkebutuhan Sosial di Balangan

BALANGAN – Salah seorang warga berkebutuhan khusus dalam aspek sosial di Kabupaten Balangan mengalami infeksi pada jari tangan akibat cincin yang telah lama terpasang hingga menyebabkan pembengkakan cukup parah. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga sekitar karena berbagai upaya membawanya berobat selalu ditolak.

Warga yang akrab disapa Ijak diketahui kerap menolak ajakan keluarga maupun masyarakat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit atau puskesmas. Meski demikian, perhatian warga terhadap kondisi Ijak cukup besar karena dinilai membutuhkan pendampingan dan dukungan sosial.

Kekhawatiran atas kondisi kesehatannya kemudian disampaikan kepada Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi. Menanggapi laporan tersebut, Bunda Sri langsung mengoordinasikan Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan RS Datu Kandang Haji (RSDKH) Balangan untuk melakukan penanganan terpadu melalui rapat khusus pada Minggu (24/5/2026).

Informasi dari warga menyebutkan pendekatan harus dilakukan secara hati-hati karena dikhawatirkan penolakan dari Ijak dapat memicu reaksi emosional. Setelah proses koordinasi, tim gabungan akhirnya berhasil melakukan penjemputan dan penanganan pada Senin (25/5/2026).

Tim Satpol PP dan Dinas Kesehatan membawa Ijak ke RSDKH Balangan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan serta tindakan pelepasan cincin dengan penanganan khusus. Selain itu, dilakukan pula pencukuran rambut yang telah panjang dan kurang terawat guna mengurangi risiko gangguan kesehatan lainnya.

“Alhamdulillah Bang Ijak sudah dapat kita tolong, semoga sehat selalu dan apabila nanti ada kabar sakit dan sebagainya, mohon partisipasi warga agar kita bisa saling bergotong royong membantunya lagi,” ungkap Hj Sri Huriyati Hadi.

Bunda Sri menilai kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu warga yang membutuhkan pendampingan sosial maupun layanan kesehatan. Penanganan terhadap Ijak juga disebut sebagai bentuk kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam memastikan warga memperoleh perhatian yang diperlukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *