Hadiri Kontes Kambing Se-Banua Enam, Supianor Dorong Pengembangan Peternakan Rakyat

Habarbalangan — Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Supianor, mendorong pengembangan peternakan rakyat melalui kegiatan Kontes Kambing Se-Banua Enam yang digelar di Desa Sumber Rejeki, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan.

Kontes yang berlangsung selama dua hari, 15–16 September 2026, tersebut diikuti puluhan peternak dari enam kabupaten di kawasan Banua Enam, yakni Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin dan Tabalong.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Supianor mengapresiasi antusiasme para peternak dan masyarakat. Menurutnya, kontes kambing tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kualitas ternak, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan dan pengembangan ekonomi peternak.

“Kami dari DPRD sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kontes kambing seperti ini adalah bentuk nyata pemberdayaan peternak. Selain menjadi ajang silaturahmi antarpeternak se-Banua Enam, juga menjadi wadah edukasi untuk meningkatkan kualitas genetik dan nilai jual ternak,” ujar Supianor, Rabu (16/9/2026).

Ia menilai sektor peternakan kambing memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Kambing unggul jenis Peranakan Etawa (PE) dan Kaligesing, misalnya, memiliki nilai jual tinggi dan untuk kelas kontes dapat mencapai puluhan juta rupiah per ekor.

Melihat potensi tersebut, Supianor mendorong Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perkebunan agar memberikan dukungan secara berkelanjutan kepada para peternak.

Dukungan itu, lanjutnya, dapat berupa pembinaan, bantuan bibit unggul serta penyelenggaraan kontes ternak secara rutin.

“Harapan kita, kegiatan ini jangan hanya sekali saja. Kalau bisa diagendakan setiap tahun dan skalanya diperbesar. Bahkan tidak hanya kambing, tapi juga kontes sapi dan ternak lainnya. Ini bisa menjadi ikon agrowisata baru untuk Balangan,” tambahnya.

Supianor berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu memperkuat jejaring antarpeternak, meningkatkan kualitas ternak dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *