BLK Balangan Tutup Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Tahun 2026

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 BLK Balangan Resmi Ditutup (Foto : Habar Balangan)

Habarbalangan.com — Balai Latihan Kerja (BLK) Balangan resmi menutup Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Tahun Anggaran 2026 di Aula BLK Balangan, Kamis (24/9/2026).

Pelatihan tersebut diikuti peserta dalam tiga program keahlian, yakni Computer Operator Assistant, Menjahit Pakaian Wanita Dewasa, dan Service Sepeda Motor Injeksi.

Kepala BLK Balangan, Abdul Mukhlis, mengatakan para peserta telah mengikuti proses pembelajaran dengan total hampir 260 jam pelajaran. Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teori, tetapi juga praktik sesuai bidang keahlian masing-masing.

“Jadi kegiatan kita ini hampir belajar 260 jam pelajaran,” ujar Abdul Mukhlis dalam sambutannya.

Khusus pada pelatihan otomotif, ia menekankan pentingnya penguasaan keterampilan praktik. Menurutnya, peserta yang sudah mampu membongkar kendaraan juga harus memahami cara memasang kembali kendaraan tersebut dengan benar.

“Ketika kalian bisa membongkar, berarti kalian juga harus bisa memasang kendaraan tersebut,” katanya.

Abdul Mukhlis menjelaskan, keterampilan yang telah diperoleh peserta selanjutnya akan diuji melalui Uji Kompetensi Keahlian (UJK) yang dijadwalkan pada 1 Oktober 2026. Ujian tersebut menjadi salah satu tahapan untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pelatihan di BLK Balangan dapat dimanfaatkan peserta untuk memasuki dunia kerja maupun membuka peluang usaha secara mandiri.

“Harapan kami, hasil dan ilmu yang didapat di BLK Balangan ini bisa digunakan untuk dunia kerja maupun membuka lapangan kerja sendiri,” tuturnya.

Abdul Mukhlis juga mengingatkan peserta agar terus mengembangkan diri setelah pelatihan berakhir. Menurutnya, kompetensi tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga sikap atau attitude dalam bekerja.

“Kami ingin mengasah indikator kompetensi, yang pertama pengetahuan, kemudian sikap atau attitude. Kami tekankan untuk tetap semangat, terus belajar, asah kemampuan dan bekali diri dengan berbagai keterampilan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *