Habarbalangan.com — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XIX tingkat Kabupaten Balangan resmi dimulai di Kecamatan Juai, Jumat (2/10/2026). Rangkaian kegiatan keagamaan tersebut dipusatkan di Lapangan Bola Desa Mungkur Uyam dan akan berlangsung hingga Minggu (4/10/2026).
Pembukaan MTQ ditandai dengan seremoni yang dipimpin Bupati Balangan Abdul Hadi bersama Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi. Suasana semakin semarak dengan parade kafilah yang mewakili delapan kecamatan, sekaligus kehadiran bazar UMKM yang melibatkan masyarakat setempat.
Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Balangan mengatakan, MTQ tingkat kabupaten memiliki arti penting dalam pembinaan generasi Qurani di daerah.
Menurutnya, ajang tersebut menjadi tahapan untuk melihat kemampuan sekaligus kesiapan para peserta sebelum menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Ajang ini adalah momentum penting bagi kita untuk melakukan penyaringan bibit-bibit unggul secara objektif. Ini menjadi bekal persiapan kita sebelum nantinya mereka mewakili Balangan untuk bertanding di tingkat provinsi,” ujar Akhmad Fauzi.
Pelaksanaan MTQ XIX Kabupaten Balangan tahun ini mengangkat tema “Mengetuk Pintu Langit Dengan Al-Qur’an, Membangun Jiwa yang Bersih dan Masyarakat Juai yang Madani.”
Sementara itu, Camat Juai sekaligus Ketua Panitia Pelaksana MTQ XIX Balangan, Nanang Edward, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Balangan sehingga pelaksanaan MTQ dapat dipersiapkan dan dilaksanakan di Kecamatan Juai.
Ia menyebutkan, dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui alokasi dana hibah dari APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1,5 miliar.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan Pemkab Balangan melalui alokasi dana hibah APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1,5 miliar. Tanpa perhatian dan support penuh dari pemerintah daerah, perhelatan ini tentu tidak dapat berjalan secara optimal,” katanya.
Nanang menambahkan, keberhasilan MTQ tidak semata-mata ditentukan oleh kesiapan arena perlombaan maupun kemeriahan acara pembukaan. Menurutnya, keterlibatan dan semangat gotong royong masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan.
“Bagi kami, keberhasilan MTQ bukan hanya tentang perlombaan, melainkan kebersamaan. Berkat gotong royong inilah kami dapat menyambut seluruh kafilah dari delapan kecamatan di Desa Mungkur Uyam ini,” ujarnya.
Sebanyak 357 peserta dari delapan kecamatan se-Kabupaten Balangan tercatat mengikuti MTQ XIX. Mereka akan berkompetisi dalam 28 cabang lomba dengan membawa nama masing-masing kecamatan.
Nanang pun mengajak seluruh peserta untuk menjadikan MTQ sebagai ruang menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan. Ia berharap para kafilah dapat bertanding secara sportif dan tetap menjunjung nilai-nilai ukhuwah Islamiyah.
“Semoga seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan menjadikan MTQ ini sebagai momentum untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.












