BPBD Balangan Siaga Karhutla, Damkar Kembali ke Satpol PP

BPBD Balangan Siapkan Perpanjangan Siaga Karhutla, Damkar Kembali ke Satpol PP Tahun Depan (Foto : Habar Balangan)

Habarbalangan.com – Pemerintah Kabupaten Balangan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seiring kondisi cuaca yang masih perlu diwaspadai. Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, S.H.I., saat memimpin apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Balangan, Senin (2/11/2026).

Dalam apel yang diikuti aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tersebut, Rahmi menyampaikan sejumlah perkembangan terkait penanganan kebencanaan, termasuk rencana perpanjangan status siaga darurat karhutla di Kabupaten Balangan.

Ia menjelaskan, perpanjangan status siaga darurat akan menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi kebakaran yang masih dapat terjadi akibat kondisi cuaca.

“Status Karhutla kita di Balangan akan diperpanjang mengikuti status yang ada di provinsi. Ini langkah antisipasi mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi,” ujarnya.

Selain persoalan karhutla, Rahmi juga menyampaikan perubahan pengelolaan kelembagaan Pemadam Kebakaran (Damkar) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan.

Mulai tahun 2027, urusan Damkar direncanakan kembali berada di bawah naungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Balangan sebagai instansi induknya.

Ia berharap proses peralihan kewenangan tersebut dapat berlangsung dengan baik tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kejadian kebakaran.

Meski demikian, Rahmi menegaskan bahwa selama sisa tahun 2026, penanganan kebakaran permukiman masih menjadi tanggung jawab BPBD Balangan. Karena itu, kesiapsiagaan personel dan pelayanan darurat tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya.

“Harapan kita situasi Karhutla di Balangan segera pulih dan kondusif. Untuk penanganan kebakaran, sampai akhir tahun ini masih menjadi tugas BPBD. Kami tetap siaga 24 jam,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia turut mengingatkan seluruh ASN dan masyarakat agar berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya dengan menghindari pembukaan lahan menggunakan metode pembakaran.

Melalui apel gabungan ini, diharapkan koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh jajaran pemerintah daerah semakin kuat dalam menghadapi potensi bencana serta menjaga keamanan masyarakat di Kabupaten Balangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *