Hafiz Ansyari Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Ma Iwak Sungai Maraup

Tradisi Ma Iwak Sungai Kali Maraup Terus Dilestarikan Setiap Tahun

Habar Balangan – Panitia Pelaksana Pesta Ma Iwak Sungai Kali Maraup sekaligus anggota DPRD Kabupaten Balangan, Hafiz Ansyari, mengatakan tradisi Ma Iwak di Sungai Kali Maraup, Desa Panggung, Kecamatan Paringin Selatan, telah berlangsung secara turun-temurun selama puluhan tahun.

Menurut Hafiz Ansyari, tradisi tersebut diperkirakan sudah ada sejak 40 hingga 50 tahun lalu dan diwariskan oleh para leluhur masyarakat setempat. Hingga kini, kegiatan tersebut terus dilestarikan dengan menjadikannya sebagai agenda tahunan yang selalu dinantikan warga.

“Tradisi Ma Iwak ini sudah zaman turun-temurun dari nenek kami dulu. Mungkin sudah sekitar 40 sampai 50 tahun tradisi ini ada. Setiap tahun kami agendakan kegiatan ini,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan, khususnya dalam penyediaan hadiah bagi para peserta. Dukungan tersebut datang dari Pemerintah Kabupaten Balangan bersama sejumlah mitra, di antaranya Bank Kalsel, BPR, dan PT Air Minum Balangan.

Hafiz menjelaskan, penentuan pemenang lomba dilakukan berdasarkan berat ikan yang berhasil ditangkap peserta. Selain itu, panitia juga menyiapkan doorprize yang diberikan kepada para pemilik “poko” atau pemilik sungai baruh ini.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kelestarian Sungai Kali Maraup menjadi perhatian utama masyarakat. Selama ikan dipelihara di sungai, warga secara bergiliran menjaga pintu air setiap malam untuk mencegah praktik penangkapan ikan yang merusak, seperti menggunakan setrum maupun cara-cara ilegal lainnya.

“Tradisi ini kami jaga agar ikan di tempat kami tetap lestari. Karena itu, sungai terus diawasi supaya tidak ada yang menangkap ikan dengan cara yang dapat merusak ekosistem,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *