Paringin – SD Negeri Tarangan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Standar Pelayanan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (12/8/2026) tersebut menjadi wadah evaluasi sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat terhadap layanan sekolah.
Kepala SD Negeri Tarangan, Fahriza Abdi, mengatakan masukan dari orang tua, masyarakat, dan para pemangku kepentingan akan menjadi dasar perbaikan pelayanan agar semakin optimal dan mudah diakses.
“Ke depan kami akan memperbaiki layanan agar maksimal dan mudah melayani masyarakat, baik masyarakat Desa Tarangan maupun Murung Jambu,” ujarnya.
Fahriza menjelaskan, SD Negeri Tarangan memiliki empat layanan utama yang menjadi standar pelayanan, yakni legalisir ijazah, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), mutasi siswa masuk, dan mutasi siswa keluar. Seluruh layanan tersebut terus dievaluasi agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara cepat, transparan, dan efektif.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Balangan, Imam Turmudzi, menilai hampir seluruh sekolah di Balangan memiliki komitmen yang sama dalam meningkatkan mutu pelayanan, terutama melalui penerapan prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pendidikan.
“Hampir semua sekolah mempunyai komitmen yang sama. Mereka ingin transparansi, baik dalam pelaksanaan maupun penggunaan anggaran. Intinya adalah bagaimana anak-anak didik mereka menjadi anak-anak yang sukses di kemudian hari,” katanya.
Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Handy Pria Utama, mengapresiasi pelaksanaan FKP karena layanan yang dipaparkan merupakan layanan yang paling sering bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana bagi sekolah untuk menyosialisasikan layanan yang telah tersedia sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan demi memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik.
Melalui Forum Konsultasi Publik, SD Negeri Tarangan berharap terbangun pelayanan yang semakin responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan pendidikan.












