Habarbalangan.com – Pemerintah Kabupaten Balangan terus memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan yatim piatu sebagai bagian dari komitmen dalam membangun generasi penerus yang berkualitas dan memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Balangan yang diwakili H. Akhmad Fauzi saat menghadiri kegiatan Santunan Sembako untuk Yatim Piatu Binaan Al-Tamar Tahun 2026, yang digelar di Sekretariat Yayasan Al-Tamar, Desa Batu Piring, Kecamatan Paringin Selatan, Minggu (20/9/2026).
Dalam kesempatan itu, H. Akhmad Fauzi menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Al-Tamar yang selama ini turut meamberikan perhatian terhadap kebutuhan anak-anak yatim dan yatim piatu.
Menurutnya, anak yatim memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang, mendapatkan pendidikan yang layak, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah tentu sangat mengapresiasi kepedulian Yayasan Al-Tamar. Perhatian kepada anak yatim bukan hanya tentang bantuan hari ini, tetapi juga bagaimana memastikan mereka memiliki masa depan dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Balangan sejak 1 Juli 2026 telah menjalankan program jaminan biaya pendidikan bagi anak yatim dan yatim piatu. Program tersebut diberikan mulai jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi, dengan ketentuan maksimal dua anak dari setiap keluarga.
Program ini diharapkan dapat membantu memastikan tidak ada anak yatim dan yatim piatu yang terpaksa menghentikan pendidikan hanya karena terkendala biaya. Dengan adanya dukungan tersebut, mereka diharapkan dapat terus belajar, mengejar cita-cita, dan kelak berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Balangan.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk turut menyebarluaskan informasi mengenai program jaminan biaya pendidikan tersebut kepada keluarga yang memiliki anak yatim dan yatim piatu di lingkungan masing-masing.
Dengan sinergi antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat, perhatian terhadap anak yatim diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi berlanjut melalui dukungan pendidikan dan pembinaan untuk mempersiapkan masa depan mereka.
Pemkab Balangan menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan peduli, sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak yatim sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus Bumi Sanggam.












