Habarbalangan – Di tengah pelaksanaan Operasi Patuh yang digelar Polres Balangan, Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Faturrahman, menyampaikan ajakan penting kepada masyarakat: jadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara. Bukan hanya karena ada operasi kepolisian, tetapi demi keamanan diri sendiri dan orang lain.
Menurutnya, budaya tertib berlalu lintas harus dimulai dari hal paling sederhana—mematuhi aturan dan menyiapkan dokumen kendaraan dengan lengkap. “Mematuhi aturan berlalu lintas adalah hal yang utama. Wajib membawa surat-surat kendaraan (SIM dan STNK) yang lengkap dan sah,” kata Faturrahman.
Ia menekankan bahwa setiap bentuk pelanggaran berkendara tetap memiliki konsekuensi hukum. Karena itu, masyarakat diharapkan benar-benar memahami risiko jika mengabaikan keselamatan di jalan. “Apa pun pelanggaran berkendaraan bermotor ini, sangat ada aturan hukumnya. Itu yang sangat kita harapkan bagi masyarakat Balangan,” ujarnya.
Di sisi lain, Faturrahman juga mengingatkan bahwa kini masyarakat harus lebih waspada dan disiplin karena adanya penerapan E-Tilang di wilayah Balangan. Setidaknya ada tiga titik kamera ETLE yang sudah beroperasi, sehingga pelanggaran bisa terekam meskipun tanpa kehadiran petugas di lapangan.
Baginya, kehadiran sistem tersebut bukan untuk menakuti, melainkan bentuk upaya membantu masyarakat agar semakin disiplin. Terlebih, angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan yang perlu ditekan bersama.
Faturrahman juga mengajak masyarakat untuk selalu mengenakan helm, menjaga kecepatan, dan memperhatikan keselamatan sesama pengguna jalan. “Selalu memakai helm saat berkendara dan menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Ini kewajiban yang sangat penting,” tegasnya.
Ia berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat selama Operasi Patuh berlangsung, maka keselamatan di jalan raya dapat lebih terjamin, dan angka kecelakaan di Kabupaten Balangan dapat terus menurun.
“Keselamatan itu bukan hanya urusan polisi, tapi urusan kita semua,” pungkas Faturrahman.












