Habarbalangan – Kabupaten Balangan resmi memasuki babak baru dalam peningkatan pelayanan publik. Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemkab Balangan dengan 18 instansi, lembaga, BUMN, dan BUMD, Mal Pelayanan Publik (MPP) Balangan akhirnya siap memberikan pelayanan terpadu bagi masyarakat. Prosesi tersebut berlangsung di Aula Benteng Tundakan, Kamis (27/11/2025), dipimpin langsung oleh Bupati H Abdul Hadi.
Suasana acara berlangsung hangat namun penuh makna. Bupati Abdul Hadi menegaskan bahwa kehadiran MPP bukan sekadar menambah fasilitas baru, tetapi menjadi bagian dari komitmen besar pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan.
“Keberadaan MPP Kabupaten Balangan diharapkan semakin berdampak dan memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Ini wujud komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima,” ujarnya.
Bupati tidak menutup mata bahwa sebelumnya Balangan mendapatkan penilaian kurang dari kementerian terkait pelayanan publik karena belum memiliki MPP. Dengan beroperasinya MPP, ia optimistis indikator-indikator pelayanan yang sebelumnya belum terpenuhi dapat segera diperbaiki.
Lebih dari sekadar penandatanganan, kerja sama ini meneguhkan tiga tujuan utama: pemenuhan administrasi, penegasan komitmen bersama, serta penguatan koordinasi antarinstansi. Bupati berharap sinergi tersebut mampu menjadikan MPP Balangan sebagai contoh pelayanan terpadu yang sederhana namun efektif di tingkat kabupaten.
“Penandatanganan kerja sama hari ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah komitmen kerja nyata bahwa seluruh instansi siap menghadirkan pelayanan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala DPMPTSP Balangan, Akhriani, menyampaikan bahwa MPP Balangan menghadirkan layanan lintas sektor, termasuk instansi vertikal seperti Samsat dan layanan perbankan. Dengan berkumpulnya berbagai layanan di satu atap, masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah kantor untuk mengurus dokumen maupun perizinan.
“MPP ini akan mengintegrasikan SKPD, BUMN, BUMD, hingga instansi vertikal dalam satu lokasi. Hal ini supaya semakin mempermudah masyarakat karena semua layanan tersedia dalam satu tempat,” jelasnya.
Akhriani menambahkan, MPP menjadi saluran keempat pelayanan publik di Balangan setelah sebelumnya pemerintah menyediakan layanan digital, jemput bola, dan tatap muka. MPP diharapkan menjadi pusat pelayanan satu pintu yang benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“MPP ini akan menjadi satu-satunya tempat pelayanan publik yang lengkap di Kabupaten Balangan. Harapannya, masyarakat bisa merasakan pengalaman yang lebih efisien dan nyaman,” tutupnya.












