Habarbalangan – Pembukaan Pakan Kambang Waluh 3 Tahun 2025 resmi digelar pada Selasa (9/12/2025) di Desa Mungkur Uyam, Kecamatan Juai. Acara yang mengangkat tema “Bersemarak Bersama KNPI” ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kecamatan Juai dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai upaya penguatan UMKM serta pengembangan ekonomi lokal.
Sebanyak 25 UMKM tercatat resmi berpartisipasi, sementara pelaku usaha di luar area acara diperkirakan mencapai puluhan unit lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh 21 stan dari desa-desa di Kecamatan Juai, menampilkan beragam produk unggulan.
Beberapa produk yang ditampilkan antara lain:
• Desa Hukai — Kain sasirangan khas Kalimantan Selatan serta hasil kebun seperti nanas dan sayuran parangrus/pare.
• Desa Buntu Karau — Keripik waluh (labu) sebagai produk olahan inovatif.
Camat Juai, Nanang Edward, mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah dalam pembangunan fasilitas Pakan Kambang Waluh yang untuk pertama kalinya digunakan pada pagelaran tahun ini.
“Harapan kami kepada Pemerintah Daerah telah direalisasikan melalui penyediaan fasilitas ini. Ke depan kami berharap dapat terus dikembangkan dan disempurnakan,” jelasnya.
Nanang juga menegaskan bahwa kerja sama dengan KNPI tidak sebatas penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga difokuskan pada pembinaan UMKM, termasuk penguatan branding, perizinan halal, BPOM, serta akses pemasaran.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Balangan Harry Khairil, S.H., melalui Sekretaris KNPI Rahmat Nopriyadi, S.AP., M.M., menyampaikan bahwa expo UMKM ini menjadi wadah aktualisasi pelaku usaha lokal.
“Sejak awal kepengurusan tahun 2022, KNPI berkomitmen turun hingga akar rumput. Kegiatan kami tidak hanya tingkat kabupaten, tetapi langsung menyentuh masyarakat melalui BPK-BPK kecamatan,” ujarnya.
Rahmat juga menekankan peran besar generasi muda dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemuda hari ini bukan hanya agen perubahan, tetapi pelaku utama pembangunan ekonomi. Banyak pemuda Balangan yang kreatif, berani berwirausaha serta mampu menciptakan peluang baru,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum berkelanjutan bagi pengembangan UMKM Juai, sekaligus membuka ruang promosi produk lokal agar semakin dikenal luas.












