Pemkab Balangan Masuki Fase Transisi Darurat Pascabencana

Pemerintah Kabupaten Balangan memasuki fase penanganan darurat transisi pascabencana sebagai langkah awal menuju pemulihan menyeluruh bagi masyarakat terdampak. Tahapan ini dilaksanakan setelah berakhirnya masa tanggap darurat bencana banjir dan banjir bandang.

Pelaksanaan fase transisi tersebut dilakukan sesuai arahan Bupati Balangan, Abdul Hadi, dengan melibatkan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lintas sektor agar penanganan berjalan terpadu dan berkelanjutan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H. Rahmi, menyampaikan bahwa fase transisi pascatanggap darurat merupakan tahapan krusial karena tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan sementara, tetapi pada pemulihan kehidupan dasar masyarakat terdampak.

“Pemulihan yang dilakukan mencakup berbagai sektor, di antaranya perbaikan rumah warga, pemulihan lahan pertanian dan perkebunan, pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak, serta pemulihan trauma psikologis bagi korban bencana”, ujarnya, Selasa, (06/01) .

Pada sektor permukiman, pemerintah daerah menyalurkan bantuan perbaikan rumah berdasarkan tingkat kerusakan. Penilaian teknis dilakukan oleh Dinas PUPR Kabupaten Balangan sebagai dasar penetapan besaran bantuan agar tepat sasaran dan akuntabel.

Sementara itu, pemulihan lahan pertanian dan perkebunan menjadi fokus Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Balangan. Pemerintah daerah menyiapkan mekanisme teknis agar petani terdampak dapat kembali berproduksi dan mempertahankan mata pencaharian mereka.

Di bidang pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Balangan telah melakukan pendataan kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah bagi peserta didik terdampak bencana, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, termasuk sekolah-sekolah di bawah naungan Kementerian Agama.

Selain pemulihan fisik dan sosial, pemerintah daerah juga menyediakan Rumah Healing sebagai sarana pemulihan trauma psikologis, khususnya bagi anak-anak korban bencana banjir dan banjir bandang.

“Seluruh upaya tersebut dilaksanakan melalui sinergi lintas SKPD sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Balangan dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan terarah, terukur, dan berpihak kepada masyarakat terdampak”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *