Habarbalangan – Tim Gugus Tugas Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Kabupaten Balangan menggelar rapat koordinasi pada Kamis (19/2/2026) di Aula I Bapperida. Rapat ini membahas penguatan implementasi Rencana Aksi Daerah KLA serta kesiapan menghadapi tahapan penilaian tahun 2026.
KLA merupakan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. Kabupaten Balangan sendiri telah meraih predikat Nindya pada 2025, meningkat dari predikat Madya pada tahun sebelumnya.
Sekretaris Daerah Balangan, Fakhriyanto, selaku Ketua Gugus Tugas KLA, menyampaikan bahwa rapat tim ini penting untuk memastikan seluruh perangkat daerah memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung pemenuhan indikator KLA.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak pada Dinas DP3AP2KB, Nureli Rahmah, menyoroti tantangan utama yang masih dihadapi, yakni kelengkapan dan ketepatan waktu pengumpulan data dukung dari masing-masing SKPD.
“Biasanya karena kesibukan SKPD masing-masing sehingga menyebabkan keterlambatan dalam pengumpulan atau tidak tersedianya dokumen yang dibutuhkan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh anggota gugus tugas dapat meningkatkan koordinasi dan partisipasi aktif agar proses penilaian berjalan optimal.
Rapat ini dihadiri Bapperida, Dinas DP3AP2KB, serta Forkopimda lainnya yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas KLA. untuk evaluasi KLA dijadwalkan berlangsung pada April untuk periode data 2024–2025, serta akhir tahun untuk periode data 2026.
Selain itu, Nureli menegaskan komitmen daerah dalam melibatkan anak dalam proses pembangunan, salah satunya melalui Forum Anak Daerah. Ia juga menyebutkan bahwa komitmen terhadap pemenuhan hak anak telah tertuang dalam dokumen RPJMD Kabupaten Balangan.
Melalui rapat tim ini, Gugus Tugas KLA Balangan diharapkan semakin solid dalam memperkuat sistem pembangunan yang berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak serta meningkatkan capaian predikat KLA ke depan.












