Habarbalangan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, berbagai langkah pengamanan mulai dimatangkan. Di Kabupaten Balangan, kesiapan itu ditunjukkan melalui partisipasi jajaran pemerintah daerah dan kepolisian dalam rapat koordinasi nasional yang digelar secara daring, Kamis malam (20/3/2026).
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi bersama Bupati Balangan Abdul Hadi dan unsur Muspida mengikuti langsung arahan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Dalam pertemuan tersebut, dibahas strategi pengamanan untuk memastikan masyarakat dapat menjalani momen Lebaran dengan aman dan nyaman.
Ada tiga fokus utama yang menjadi perhatian. Pertama, pengamanan malam takbiran. Aparat akan menyiapkan posko di sekitar masjid, mushola, dan titik keramaian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kedua, pengendalian arus mudik dan balik. Kepolisian bersama instansi terkait akan mengoptimalkan pengawasan jalur utama, memastikan kelancaran lalu lintas, serta mengantisipasi risiko kecelakaan maupun tindak kejahatan selama perjalanan.
Ketiga, pengamanan selama perayaan Idulfitri. Patroli intensif akan dilakukan di kawasan permukiman, tempat wisata, dan pusat keramaian untuk menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Usai mengikuti rapat, Kapolres Balangan menegaskan kesiapan jajarannya dalam menjalankan seluruh instruksi yang telah diberikan. Personel serta sarana dan prasarana telah disiapkan untuk mendukung kelancaran pengamanan di lapangan.
“Kita telah menyiapkan personel dan sarana prasarana yang memadai untuk menjalankan tugas pengamanan,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Balangan. Bupati Abdul Hadi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dengan Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan selama momentum Lebaran.
Ia berharap, dengan persiapan yang matang, masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan khidmat dan tanpa gangguan.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan, khususnya dalam berlalu lintas, serta segera melaporkan hal-hal mencurigakan melalui layanan darurat kepolisian 110.












