Musrenbang Kabupaten 2026, Pemkab Balangan Susun RKPD 2027

Habarbalangan – Suasana Gedung Mayang Maurai, Paringin, tampak lebih hidup dari biasanya, Senin (30/3/2026). Sejumlah perwakilan dari berbagai elemen—mulai dari perangkat daerah, organisasi masyarakat, tenaga pendidik, hingga tokoh masyarakat—berkumpul dalam satu forum penting: Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten.

Bagi Pemerintah Kabupaten Balangan, forum ini bukan sekadar agenda tahunan. Musrenbang menjadi ruang bertemunya beragam aspirasi masyarakat yang akan diramu menjadi arah pembangunan daerah melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Balangan, Rakhmadi Yusni, mengungkapkan bahwa ratusan usulan telah dihimpun dari berbagai jalur. Mulai dari Musrenbang tingkat kecamatan hingga pokok-pokok pikiran DPRD, seluruhnya masuk sebagai bahan perencanaan.

Dari tingkat kecamatan saja, tercatat 756 usulan yang didominasi program fisik sebanyak 676 kegiatan, sementara 80 lainnya merupakan usulan non fisik. Di sisi lain, DPRD Balangan menyumbang 878 usulan, dengan komposisi 495 usulan fisik dan 383 non fisik.

Namun, tidak semua usulan akan langsung direalisasikan. Rakhmadi menegaskan, seluruhnya akan kembali melalui proses penyaringan dengan mempertimbangkan skala prioritas serta kebutuhan paling mendesak di masyarakat.

Di sinilah peran Musrenbang menjadi krusial—menentukan arah pembangunan yang benar-benar relevan dan berdampak.

Bupati Balangan, H Abdul Hadi, dalam arahannya menekankan pentingnya fokus pada program strategis. Menurutnya, RKPD 2027 harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar mengakomodasi banyaknya usulan.

“Kita harus memilah mana yang benar-benar menjadi tulang punggung pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia juga memaparkan bahwa arah pembangunan ke depan akan difokuskan pada sektor-sektor fundamental, seperti infrastruktur, kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, penguatan ekonomi daerah, hingga tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Lebih jauh, Bupati meminta agar setiap usulan dianalisis secara mendalam dan objektif. Program yang dipilih harus benar-benar strategis dan memiliki dampak nyata, bahkan tidak boleh gagal dalam pelaksanaannya.

Melalui forum ini, harapan besar pun disematkan. Musrenbang diharapkan mampu melahirkan perencanaan yang tidak hanya terarah dan tepat sasaran, tetapi juga berkelanjutan—menjadi fondasi bagi pembangunan Balangan yang lebih maju di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *