Habarbalangan – Di balik prestasi yang diraih para atlet, ada satu hal yang juga dinantikan: bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Di Kabupaten Balangan, proses itu kini tengah memasuki tahap akhir.
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balangan mulai merampungkan administrasi pencairan bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi. Sejak Kamis (23/4/2026), proses penandatanganan dokumen dilakukan, melibatkan berbagai pihak, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan National Paralympic Committee (NPC).
Sekretaris Disporapar Balangan, Bambang, menyebut tahapan ini menjadi kunci sebelum bonus benar-benar dapat dicairkan. Seluruh penerima, baik atlet maupun pelatih, telah menjalani proses verifikasi dan penandatanganan administrasi.
“Penandatanganan sudah kita laksanakan, termasuk dari KONI dan NPC untuk melengkapi berkas,” ujarnya.
Besaran bonus yang diberikan tetap mengacu pada kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah sebelumnya. Dengan demikian, para atlet akan menerima penghargaan sesuai capaian prestasi yang diraih.
Jika seluruh dokumen dinyatakan lengkap, proses pencairan diperkirakan tidak akan memakan waktu lama. Disporapar menargetkan bonus dapat disalurkan dalam waktu sekitar dua minggu ke depan.
Namun bagi pemerintah daerah, bonus bukan sekadar angka. Lebih dari itu, ini adalah bentuk pengakuan atas dedikasi, disiplin, dan kerja keras para atlet yang telah mengharumkan nama daerah.
Bambang pun berharap, apresiasi ini tidak menjadi titik akhir, melainkan pemicu semangat baru bagi para atlet untuk terus berlatih dan mempertahankan prestasi.
Di tengah proses yang berjalan, satu hal menjadi jelas—bahwa keberhasilan atlet tidak hanya dirayakan di podium, tetapi juga dihargai melalui komitmen nyata dari pemerintah daerah.















