MATARAM, habarbalangan.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya prinsip kebermanfaatan dalam pengabdian saat menghadiri Pengukuhan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (11/04/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium UIN Mataram, Nusron mengajak para ulama menjadikan nilai yanfa’unnaas sebagai landasan utama dalam berkhidmat kepada masyarakat. “Segala sesuatu yang memberi manfaat akan bertahan. Mari bersama menghadirkan kebermanfaatan di bidang masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peran ulama tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga mencakup berbagai aspek kehidupan. Mulai dari penguatan moral, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat perlu menjadi perhatian bersama.
Di sektor ekonomi, Nusron menyoroti pertumbuhan nasional yang belum merata. Ia mendorong MUI untuk ikut menyiapkan kader ekonomi umat agar distribusi kesejahteraan lebih adil. Sementara di bidang pendidikan, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu agama dan teknologi, termasuk penguatan di bidang STEM.
Melalui sinergi ulama dan pemerintah, Nusron berharap MUI dapat berperan aktif menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong kemajuan bangsa. Pengabdian yang berorientasi pada manfaat dinilai menjadi kunci dalam memperkuat kehidupan masyarakat dan pembangunan nasional. (Adv)















