Jembatan Penghubung Desa Hujan Mas – Tarangan Hampir Putus

PARINGIN – Jembatan gantung penghubung Desa Hujan Mas dan Desa Tarangan, Kecamatan Paringin, dilaporkan hampir putus total setelah mengalami kerusakan akibat sering dihantam batang serta ranting pohon yang terbawa arus Sungai Batang Balangan saat debit air meningkat, Kamis (21/5/2026).

Berdasarkan keterangan warga Hujan Mas RT 1, Arianto, kerusakan pada jembatan mulai terjadi sejak Februari hingga Maret 2026. Saat itu, banyak material berupa batang pohon dan ranting menumpuk di sekitar konstruksi jembatan hingga terus menggerus bagian penyangga.

“Salah satu tali jembatan hampir putus hari ini tadi, sekitar pukul 11.00 Wita jembatan sudah miring. Jembatan itu dipakai warga untuk aktivitas sekolah, pertanian, hingga perekonomian serta jalur menuju ke Masjid Syuhada untuk beribadah, terlebih besok Sholat Jumat dan sebentar lagi Hari Raya Idul Adha,” ujar Arianto.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari. Putusnya jembatan menyebabkan warga harus mencari jalur alternatif dengan memutar lebih jauh, sementara sebagian warga masih nekat melintas menggunakan sisa tali jembatan yang ada.

“Hingga saat ini belum ada penanganan, karena kejadian baru tadi siang, dan mungkin belum di laporkan,” pungkasnya. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu mobilitas warga serta aktivitas ibadah dan ekonomi masyarakat apabila belum segera mendapat penanganan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *