PARINGIN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Balangan melaksanakan monitoring dan evaluasi lokasi titik parkir di sejumlah pasar tradisional sebagai langkah awal menuju tata kelola parkir yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Balangan.
Monitoring tahap pertama difokuskan di Pasar Paringin dan Pasar Batumandi. Tim teknis dari Bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub Balangan turun langsung untuk memetakan kondisi eksisting parkir, kapasitas area, pola pergerakan kendaraan, serta dampaknya terhadap kelancaran arus lalu lintas di sekitar pasar.
Kepala Dinas Perhubungan, Musa Abdullah melalui Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub Balangan, Rizky Rakhman, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperoleh data akurat sebagai dasar penyusunan penataan parkir ke depan agar lebih tertib dan aman bagi seluruh pengguna jalan.
“Kami ingin memastikan area parkir di pasar tertata rapi, aman bagi pejalan kaki, dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Prinsip yang kami pegang adalah inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, agar semua pengguna jalan mendapatkan ruang yang layak dan tertib,” ujarnya.
Rizky menambahkan, berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan rekomendasi teknis penataan parkir. Monitoring juga akan diperluas ke pasar tradisional lain di seluruh kecamatan di Kabupaten Balangan dengan melibatkan pemerintah kecamatan, desa, dan pedagang guna menciptakan sistem parkir yang lebih tertata serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
“Target kami, seluruh pasar tradisional di Balangan memiliki sistem parkir yang tertib dan terstandarisasi. Untuk itu kami akan libatkan pemerintah kecamatan, desa, dan para pedagang dalam proses penyusunannya,” jelasnya.












