banner

Tiktoker Balangan Bikin Gaduh Dengan Kalimat Menyinggung Dan Berkata Kasar

banner 120x600
banner 468x60

Seorang Tiktoker asal Kabupaten Balangan, dengan Akun Aer4mmm menuai kritik dari netizen, karena bernilai menggunakan kalimat dan kata yang menyinggung sebagian warga Kabupaten Balangan, Kalsel.

Dalam unggahan tiktoknya yang ternyat sudah diunggap pada 26 oktober 2025, tiktoker tersebut dinilai mengucapkan kalimat dan kata yang tidak pantas, bahwa di Balangan manusianya masih banyak yang kampung, selain itu dalam unggahan iya juga menggunakan kata yang tidak pantas di konsumsi publik.

Banner Iklan

“Aduh, handaknya ai be outfit di Balangan nih. Cuman ya kayapa yo, manusianya masih banyak yang kampung, kampung,” ucapnya dalam unggahan tersebut.

Kalimat tersebut dinilai banyak netizen sebagai kata yang menyinggung publik, karena bertujuan kepada khalayak ramai di Kabupaten Balangan.

Selain itu, dalam unggahannya warga juga menilai banyak kata yang digunakan tidak pantas diunggah kepublik, karena tidak hanya dikonsumsi oleh orang dewasa, tapi juga dapat dikonsumsi oleh anak-anak dibawah umur.

Berikut kalimat lengkap yang ia ucapkan di akun tiktoknya tersebut:

Aduh, handaknya ai be outfit di Balangan nih. Cuman ya kayapa yo, manusianya masih banyak yang kampung, kampung

Apalagi nang, Aduh dikit-dikit ba outfit disambat weeehh
ada skena-skena-skena han, bungul ikam tuh kampung.

Mana nang biasanya nih yang menyambati tuh baju polo.
Nih, baju polo kaya ini nah, cuman Giordano, celananya tau lah napa?
Celananya tuh yang berabit-rabit kada nyambung bungulai
Merasa kada sih buhan ikam tuh kampung, tahulah lah, menyambati orang tuh kampung.

Ikam munnya ke Jepang lah, sana Jepang toh.
Malihat tuh ikam nang outfit buhannya kayak apa.
Sadar tuh ikam pada bahwa ikamnya tuh kampung.
Bungol, kampung.

Postigan itu akhirnya marak dikalangan Admin Media Sosial Publik Kalsel, dan diunggah ulang oleh beberapa akun, termasuk oleh Habar Balangan pada Kamis, 13 November 2025, yang menyatakan ketersinggungan, hingga mendapatkan komentar beragam dan protes dari mayoritas netizen.

Postingan tersebut langsung mendapat view 100 ribu lebih, dengan komentar 400 lebih, bagikan 500 lebih dan posting ulang 150 lebih.

Salah satu kelompok masyarakat berencana akan membawa hal ini ke ranah hukum yang lebih serius sebagai pelajaran dalam menggunakan media sosial di ranah publik.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *