Hafis Ansyari Ajak Semua Pihak Tetap Waspada

Habarbalangan – Memasuki puncak musim hujan, Kabupaten Balangan resmi menetapkan status Siaga Bencana Banjir, Puting Beliung, dan Tanah Longsor (Batingsor) mulai 12 November 2025 hingga 31 Januari 2026. Keputusan ini diambil setelah BPBD Balangan menggelar rapat koordinasi lintas sektor dan melihat adanya peningkatan signifikan potensi bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah.

Sejumlah kecamatan yang berada di bantaran sungai hingga kawasan perbukitan kini berada dalam pengawasan ketat karena risiko banjir dan longsor yang meningkat. Intensitas hujan yang terus naik menjadi pemicu utama terjadinya bencana pada akhir tahun.

Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Ansyari, menekankan bahwa situasi ini harus menjadi perhatian semua pihak. Ia mengingatkan bahwa tingginya frekuensi hujan hampir selalu berhubungan dengan banjir, tanah longsor, maupun angin kencang di beberapa titik rawan.

Menurut Hafis, DPRD siap ambil bagian dalam upaya pencegahan. Salah satunya dengan memperbanyak sosialisasi kepada masyarakat tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana, terutama di wilayah yang selama ini paling terdampak saat musim penghujan.

“Mudah-mudahan instansi teknis telah melakukan langkah-langkah antisipasi. Kami juga akan membantu memberikan sosialisasi dan kesiapsiagaan di daerah pemilihan masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, BPBD Balangan terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap perubahan kondisi cuaca. Warga diminta aktif mengikuti informasi terbaru dari BPBD serta instansi terkait agar dapat segera mengambil langkah ketika terjadi potensi bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *