Sebuah video yang menampilkan sepasang remaja sedang berduaan di area belakang sebuah sekolah dasar di Paringin, Kabupaten Balangan, viral di Instagram Habar Balangan pada Senin (24/11/2025).
Lokasi belakang sekolah yang menghadap ke persawahan dan bangunan kosong itu menjadi sorotan setelah rekaman warga memperlihatkan keduanya berpelukan di tempat sepi tersebut.
Menurut warga yang merekam kejadian itu, peristiwa tersebut terjadi beberapa hari sebelum video dipublikasikan. Sejoli itu disebut bukan warga sekitar.
“Min, tolong viralkan. Kejadian di belakang sekolah, tengah hari bolong, biar tidak jadi kebiasaan” ujar perekam video saat mengirimkan rekaman tersebut.
Video itu langsung menarik perhatian warganet. Baru sekitar satu jam, unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 33 ribu kali, mendapat 185 komentar, 618 kali dibagikan, dan 18 kali diposting ulang.
Ayah Diduga Pihak Laki-laki Minta Video Dihapus
Tak lama setelah video beredar, seseorang yang berinisial AR mengaku sebagai ayah dari laki-laki dalam video tersebut menghubungi admin Habar Balangan. Ia mengirimkan foto kartu identitas dan memohon agar video segera dihapus.
“Min, tolong dihapus. Kami warga dari Tapin. Ini KTP kami. Minta tolong video anak kami dihapus,” pinta AR yang identitasnya berdomisili di Lokpaikat, Tapin.
Ia juga menyebut bahwa pihak keluarga tidak mengetahui latar belakang remaja perempuan yang ada dalam rekaman dan menduga masih di bawah umur.
Di kolom komentar, warganet pun ramai berspekulasi mengenai identitas kedua remaja tersebut, yang sampai saat ini belum terverifikasi secara jelas.
Ketua RT 3 Komplek 25B Kelurahan Paringin Kota, Yudi R, yang wilayahnya menjadi lokasi kejadian, memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga norma yang berlaku di lingkungan setempat.
“Tolong bersama-sama menjaga adab, budaya, serta hormati lingkungan warga kami. Jangan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma adat, budaya, dan norma hukum,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat, terutama para remaja, lebih bijak menjaga perilaku di ruang publik untuk menjaga ketenteraman lingkungan.
Sementara itu, video itu kini di hapus di instagram Habar Balangan, atas permintaan dan permohonan maaf dari pihak yang mengaku ayah dari sang lelaki.












