Di tengah persaingan ketat ajang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Kalimantan Selatan 2025, sebuah cerita inspiratif hadir dari arena catur cepat. Safira Noortiani, atlet difabel berusia 12 tahun, berhasil menyumbang medali perunggu untuk Kabupaten Balangan pada Selasa (25/11/2025).
Safira, siswi kelas 7 MTS Al-Khairat, Paringin Selatan, tampil percaya diri di cabang Catur Cepat Perorangan Tuna Daksa Puteri, meskipun usianya yang masih belia, penampilannya tidak hanya mengesankan, tetapi juga membuktikan bahwa tekad kuat mampu melampaui segala batas.
“Alhamdulillah senang, hari ini dapat medali perunggu. InsyaAllah pada kesempatan lainnya bisa meraih prestasi yang lebih baik,” ujarnya dengan senyum malu-malu kepada awak Habar Balangan.
Ketua Kontingen NPC Balangan, Hifziani, menyampaikan apresiasi besar atas capaian Safira. Menurutnya, apa yang ditunjukkan Safira menjadi bukti bahwa usia muda bukan menjadi penghalang untuk berprestasi.
“Anak seusia Safira biasanya masih bermain tanpa motivasi meraih prestasi. Tapi berbeda dengan Safira, sejak awal ia punya semangat dan motivasi kuat untuk membuktikan kemampuan. Ini sangat bagus dan harus terus kita dukung bersama,” ujarnya.
Medali yang disumbangkan Safira menambah motivasi para atlet NPC Balangan lainnya untuk terus memberikan penampilan terbaik. Di tengah perjuangan kontingen untuk mempertahankan posisi di klasemen, prestasi dari atlet muda seperti Safira menjadi energi positif yang berarti.
Dengan kemampuan, kecerdasan bermain, dan semangat yang ia miliki, Safira digadang-gadang memiliki masa depan cerah dalam dunia catur NPC.
“Prestasinya hari ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi Balangan sekaligus untuk kariernya di dunia olahraga difabel,” pungkas Hipziani.












