banner

Balangan Bershalawat, Lautan Jamaah Penuhi Tugu Maritam

banner 120x600
PT Laskar Semesta Alam

Habarbalangan – Senin malam itu, 8 Desember 2025, Tugu Maritam tampak berbeda dari biasanya. Sejak menjelang isya, ribuan jamaah mulai berdatangan dengan busana serba putih, membawa sajadah, juga rasa rindu akan lantunan shalawat. Di bawah langit Balangan yang sejuk, Balangan Bershalawat terselenggara penuh kekhidmatan bersama ulama yang dinanti—Al-Habib Ali Zainal Abidin Bin Segaf Assegaf dari Pekalongan.

Tepat pukul 20.00 WITA, suara rebana dari grup habsyi membuka rangkaian acara. Alunan syair memecah sunyi malam, menghadirkan suasana religius yang menenangkan hati. Lampu-lampu panggung berpendar lembut, menyinari lautan manusia yang memenuhi setiap sudut Tugu Maritam.

Banner Iklan

Acara dibuka dengan laporan panitia, disusul sambutan Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, yang terlihat begitu bersyukur atas terselenggaranya kegiatan besar ini. Bagi masyarakat Balangan, kehadiran Habib Ali bukan sekadar kedatangan seorang ulama, melainkan anugerah spiritual yang membawa keberkahan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Balangan, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Habib Ali beserta rombongan. Mudah-mudahan ini bukan kedatangan pertama, tetapi diikuti dengan kesempatan berikutnya,” ucap Bupati, disambut riuh takbir jamaah.

Selepas sambutan, syair-syair shalawat kembali menggema. Habib Ali Zainal Abidin memimpin lantunan, diiringi Grup Habsyi Az-Zahir. Ribuan jamaah menyambut kompak, suara mereka bersambung membubung ke langit, menciptakan gelombang spiritual yang menyentuh setiap hati yang hadir.

Atmosfer semakin syahdu ketika Habib Muhammad Assegaf, yang juga Ketua Baznas Balangan, naik ke mimbar. Dalam ceramahnya beliau mengingatkan pentingnya memperkuat akhlak, keimanan, serta membudayakan sedekah dan zakat sebagai wujud ketaatan kepada Allah.

Habib Muhammad menekankan, “Zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan sarana untuk menyucikan harta dan hati. Semoga kita termasuk orang-orang yang dimudahkan untuk berbuat baik.”

Menjelang akhir acara, Tugu Maritam kembali diselimuti lantunan doa. Habib Ali memimpin munajat panjang, memohon perlindungan, keselamatan, dan keberkahan untuk Balangan serta seluruh umat Islam. Jamaah menengadahkan tangan, sebagian meneteskan air mata, larut dalam suasana religius yang menghangatkan malam.

Gelaran Balangan Bershalawat tahun ini tak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang pertemuan spiritual yang memperkuat silaturahmi, mempertebal keimanan, dan menumbuhkan harapan. Ketika acara ditutup, jamaah pulang perlahan—namun hati mereka tetap penuh cahaya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *