Habarbalangan – Suasana tenang siang hari di Desa Pematang, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, mendadak berubah menjadi duka. Seorang warga lanjut usia meninggal dunia setelah digigit ular saat sedang tidur siang di rumahnya, Sabtu (13/12/2025).
Korban diketahui bernama Ahmad Zarkasi (78), seorang petani yang tinggal di RT 02 Desa Pematang. Saat kejadian, korban tengah beristirahat di dalam rumah. Tanpa disadari, seekor ular menggigit tangan kirinya.
Keluarga korban menyebutkan, Ahmad Zarkasi tiba-tiba mengeluhkan rasa sakit hebat pada tangan kiri. Setelah diperiksa, terlihat bekas gigitan pada jari kelingking dan jari manis. Menyadari kondisinya memburuk, korban segera meminta pertolongan.
Warga dan keluarga dengan sigap membawa korban menggunakan ambulans desa menuju Puskesmas Awayan. Namun karena kondisi korban semakin kritis, pihak puskesmas langsung merujuknya ke RSUD Datu Kandang Haji, Paringin.
Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Tidak lama menjalani perawatan, korban mengalami reaksi berat akibat bisa ular, ditandai dengan adanya keluar busa dari mulut. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.30 WITA.
Petugas Polsek Awayan yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak medis dan aparat desa. Berdasarkan hasil pemeriksaan, peristiwa tersebut dipastikan sebagai kecelakaan akibat gigitan ular.
Usai kejadian, warga sekitar sempat melakukan pencarian ular di sekitar rumah korban guna mencegah kejadian serupa terulang.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap keberadaan hewan liar, terutama saat beristirahat di dalam rumah. Kondisi cuaca dan lingkungan tertentu dapat memicu ular masuk ke kawasan permukiman, sehingga kewaspadaan menjadi hal yang sangat penting.















