Pembersihan Rumah Warga Pascabanjir di Tebing Tinggi Capai 90 Persen

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan melaporkan progres pembersihan rumah warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi telah mencapai sekitar 90 persen. Proses pembersihan tersebut mencakup lima desa terdampak.

Kegiatan pembersihan dilaksanakan pada Senin (29/12/2025) dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang.

Adapun lima desa yang menjadi fokus pembersihan meliputi Desa Juuh, Desa Sungsum, Desa Gunung Batu, Desa Langkap, dan Desa Mayanau. Pembersihan tidak hanya difokuskan pada fasilitas umum, tetapi juga menyasar langsung rumah-rumah warga yang terdampak lumpur sisa banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, Rahmi, menyampaikan bahwa upaya pembersihan dilakukan secara maksimal untuk mempercepat pemulihan lingkungan dan aktivitas masyarakat.

“Alhamdulillah, berdasarkan laporan di lapangan, pembersihan di lima desa terdampak sudah mencapai sekitar 90 persen. Kegiatan ini melibatkan BPBD, TNI-Polri, relawan, aparat desa, serta dukungan dari masyarakat setempat,” ujarnya.

Rahmi menambahkan, BPBD Balangan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa guna memastikan sisa pekerjaan pembersihan dapat segera dituntaskan, sekaligus meminimalisir potensi dampak lanjutan pascabanjir, seperti munculnya penyakit.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dan segera melaporkan apabila masih terdapat titik-titik yang membutuhkan penanganan lanjutan,” tambahnya.

BPBD Kabupaten Balangan menegaskan akan terus melakukan pemantauan di wilayah terdampak serta siap memberikan bantuan lanjutan apabila diperlukan, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam penanganan bencana dan pemulihan pascabanjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *