banner

UNIVSM Tuntaskan Aksi Kemanusiaan Sepekan Pasca-Banjir Balangan, Donasi Rp49,8 Juta Disalurkan

banner 120x600
banner 468x60

BALANGAN – Universitas Sapta Mandiri (UNIVSM) resmi merampungkan satu pekan aksi intensif penanganan pascabencana banjir di Kabupaten Balangan, Sabtu (3/1/2026). 

Dalam aksi tersebut, pihak universitas melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) telah menyalurkan bantuan senilai Rp49,8 juta, dana bantuan tersebut dari masyarakat budiman yang telah menyisihkan hartanya untuk warga terdampak benca banjir di Balangan.

Banner Iklan

Rektor UNIVSM, Abdul Hamid, S.Kom., M.M., M.Kom., menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk respons cepat institusi terhadap musibah banjir bandang yang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi dan Halong. Ia menjelaskan bahwa pihak universitas secara sigap mengalihkan fungsi posko pelayanan Jemaah Sekumpul menjadi Posko Darurat Bencana.

“Melihat luasnya dampak bencana, saya menginstruksikan perubahan fungsi posko ini. Komitmen kami tidak berhenti di satu pekan ini saja, tim akan tetap siaga dan bergerak menyesuaikan situasi serta kondisi masyarakat di lapangan,” ujar Abdul Hamid dalam keterangan tertulisnya.

Penyaluran Bantuan Dua Fase Ketua BEM UNIVSM, Abdullah, melaporkan bahwa total amanah donasi yang terkumpul dari masyarakat dan berbagai pihak mencapai Rp49.812.063. Penyaluran bantuan tersebut dibagi ke dalam dua fase strategis selama tujuh hari operasi.

Pada lima hari pertama, tim fokus pada fase tanggap darurat dengan mendistribusikan logistik pangan dan kebutuhan dasar mendesak di Kecamatan Halong, termasuk Desa Binuang Santang, serta penyisiran menyeluruh di Kecamatan Tebing Tinggi.

Selanjutnya, pada hari keenam dan ketujuh, aksi difokuskan pada fase pemulihan dan sektor pendidikan.

 “Kami menembus Desa Kaitan untuk menyuplai fasilitas belajar bagi SDK Raranum serta memberikan bantuan pendidikan di desa-desa terdampak lainnya di sekitar Tebing Tinggi,” jelas Abdullah.

Sinergi Lintas Sektor Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi luas dengan berbagai pihak, di antaranya BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Kalsel, Kesultanan Banjar, instansi pemerintah terkait, serta relawan lokal maupun dari luar daerah Balangan.

Meskipun fase tanggap darurat sepekan telah terlewati, UNIVSM menegaskan bahwa misi kemanusiaan tetap terbuka dan akan terus memantau perkembangan kondisi warga guna menentukan langkah bantuan selanjutnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *