banner

BPBD Balangan Perkuat Fisik dan Mental TRC Lewat Pelatihan Bintalsik

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 82
banner 120x600
banner 468x60

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Balangan meningkatkan kapasitas personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana melalui pelatihan bintal fisik dan mental serta peraturan baris-berbaris. Kegiatan angkatan pertama dilaksanakan di Pantai Batakan, Kabupaten Tanah Laut, Jumat hingga Minggu, 6–8 Februari 2026.

Pelatihan tersebut mendapat dukungan instruktur dari Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan personel TRC agar memiliki kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan yang lebih baik dalam menghadapi situasi kebencanaan.

Banner Iklan

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, mengatakan pelatihan bintalsik dan PBB dilaksanakan dalam dua angkatan. Angkatan pertama telah selesai dilaksanakan, sementara angkatan kedua dijadwalkan pada pertengahan Februari.

“Pelatihan ini terdiri dari dua angkatan. Yang sekarang angkatan pertama, sedangkan angkatan kedua akan dilaksanakan pada 13 sampai 15 Februari,” ujarnya.

Selain materi bintalsik dan PBB, peserta juga dibekali wawasan kebangsaan sebagai bagian dari penguatan karakter. Materi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan sikap disiplin, rasa tanggung jawab, serta solidaritas tim dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Rahmi menilai penguatan kapasitas personel TRC sangat penting karena mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan darurat bencana. Menurutnya, kesiapan fisik, mental, dan keterampilan teknis sangat menentukan kecepatan serta ketepatan respons di lapangan.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan keterampilan anggota TRC agar mampu mendukung respon cepat dalam penanganan bencana,” jelasnya.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat membentuk personel TRC yang lebih profesional, tangguh, berdedikasi, serta siap diterjunkan dalam berbagai kondisi darurat.

“Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat dan mampu meningkatkan kapasitas anggota TRC, sehingga bisa bekerja lebih profesional dalam setiap penanganan bencana,” katanya.

Penguatan kapasitas tim reaksi cepat dinilai menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan mitigasi bencana di daerah. Dengan personel yang terlatih, proses evakuasi, penanganan darurat, hingga koordinasi lintas instansi diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

Melalui pelatihan berkelanjutan, BPBD Balangan menargetkan TRC menjadi tim yang semakin solid, disiplin, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana demi perlindungan masyarakat secara maksimal.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *