BALANGAN –
RSUD Datu Kandang Haji Balangan terus memperkuat komitmen dalam peningkatan tata kelola rumah sakit, khususnya pada aspek pengelolaan lingkungan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berkelanjutan.
Direktur RSUD Datu Kandang Haji Balangan, drg. Sudirman, menyampaikan bahwa inovasi yang sedang dikembangkan berfokus pada pengelolaan limbah serta penerapan sistem operasional yang lebih ramah lingkungan.
Menurutnya, rumah sakit memiliki tanggung jawab ganda, yakni memberikan pelayanan kesehatan sekaligus memastikan aktivitas operasional tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
“Kami berupaya mengelola limbah medis plastik dengan lebih baik dan terukur. Limbah tersebut tidak hanya dimusnahkan, tetapi diolah menjadi bentuk lain yang memiliki nilai guna,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sebagian limbah plastik diproses menggunakan teknologi tertentu hingga dapat menghasilkan minyak. Inovasi tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola lingkungan sekaligus mendukung efisiensi dan keberlanjutan operasional rumah sakit.
Pengelolaan limbah dilakukan sesuai standar dan regulasi yang berlaku serta diawasi secara berkala guna memastikan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun lingkungan.
“Inovasi ini bukan semata mata soal pengolahan limbah, tetapi bagian dari pembenahan tata kelola rumah sakit secara menyeluruh agar lebih bertanggung jawab, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan,” tegasnya.
Melalui inovasi tersebut, RSUD Datu Kandang Haji Balangan berharap dapat menjadi contoh penerapan pengelolaan limbah medis yang aman, efisien, dan ramah lingkungan di tingkat daerah.












