Abdul Hadi Ajak Perkuat Sinergi Daerah di HUT ke-23 Balangan

Habarbalangan – Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Balangan, Selasa (7/4/2026), terasa berbeda. Di balik agenda resmi peringatan Hari Jadi ke-23, terselip refleksi panjang tentang perjalanan daerah—tentang capaian, tantangan, dan harapan ke depan.

Di forum itu, Bupati Balangan, Abdul Hadi, menyampaikan ajakan yang sederhana namun mendasar: memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam membangun daerah. Baginya, usia 23 tahun bukan sekadar angka, tetapi penanda proses panjang yang telah dilalui Balangan sejak berdiri.

Dengan nada penuh rasa syukur, ia mengingatkan bahwa berbagai capaian yang diraih hingga hari ini bukanlah hasil kerja satu pihak. Pemerintah, swasta, hingga masyarakat memiliki peran yang sama dalam membentuk wajah Balangan saat ini.

Salah satu capaian yang disoroti adalah penurunan angka stunting. Dari 1.365 balita di awal 2025, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 1.234 balita di akhir tahun, dengan prevalensi 14,53 persen—lebih baik dari target nasional. Meski begitu, ia menegaskan bahwa upaya tersebut belum selesai.

“Ini hasil kerja bersama, tapi kita tidak boleh berhenti,” pesannya.

Tak hanya itu, Balangan juga mencatat sejumlah prestasi lain, mulai dari predikat kabupaten terinovatif tingkat nasional hingga capaian pengelolaan keuangan daerah dengan nilai A serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Namun, bagi Abdul Hadi, deretan prestasi tersebut bukan tujuan akhir.

“Prestasi tidak akan bermakna jika tidak dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Momentum hari jadi ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan. Pemerintah daerah menghadirkan hiburan bagi masyarakat dengan mendatangkan Dewa 19—sebuah upaya menghadirkan kegembiraan di tengah perayaan.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur pendukung seperti Balangan Expo terus dilanjutkan. Tahun ini memasuki tahap ketiga, dengan harapan ke depan kawasan tersebut dapat menjadi pusat kegiatan sekaligus penggerak ekonomi daerah.

Pada akhirnya, peringatan Hari Jadi ke-23 ini bukan hanya tentang seremoni. Ia menjadi ruang refleksi sekaligus penguat tekad bahwa pembangunan Balangan harus terus berjalan—dengan kolaborasi yang semakin solid dan arah yang semakin jelas menuju kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *