Habarbalangan – Pagi itu, suasana di MAN 2 Balangan terasa sedikit berbeda. Senin (13/4/2026) menjadi hari yang dinanti—hari pertama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut.
Sebanyak 157 siswa dari kelas X hingga XII menerima menu MBG perdana. Di tangan mereka, paket makanan sederhana berubah menjadi simbol perhatian terhadap kebutuhan gizi dan kesehatan pelajar.
Di sela kegiatan, senyum dan rasa penasaran terlihat dari para siswa. Bagi sebagian dari mereka, ini bukan sekadar makan bersama, tetapi pengalaman baru yang menghadirkan suasana berbeda di lingkungan sekolah.
Kepala MAN 2 Balangan, Uwais Alkarani, menyambut baik pelaksanaan program ini. Ia mengungkapkan rasa syukur karena sekolahnya menjadi salah satu yang menerima MBG pada tahap awal.
“Kami sangat bersyukur. Menu yang diberikan juga bagus dan bergizi untuk siswa,” ujarnya.
Menu hari pertama terdiri dari ayam goreng krispi, tahu dan tempe, pisang ambon, serta nasi. Kombinasi ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa, sekaligus mendukung aktivitas belajar mereka.
Antusiasme siswa pun terlihat jelas. Tidak hanya dari ekspresi mereka saat menerima makanan, tetapi juga dari respons yang ramai dibicarakan di grup internal madrasah. Banyak siswa menyampaikan kesan positif terhadap program ini.
Menurut Uwais, hal tersebut menjadi indikator bahwa program MBG diterima dengan baik oleh para pelajar.
Ia berharap ke depan program ini dapat terus berlanjut, dengan variasi menu yang lebih beragam namun tetap memperhatikan keseimbangan gizi.
Lebih dari sekadar program bantuan, MBG diharapkan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan asupan gizi yang baik, siswa diharapkan lebih sehat, lebih fokus, dan lebih siap mengikuti proses belajar.
Di hari pertama ini, satu hal terlihat jelas—bahwa perhatian kecil terhadap kebutuhan dasar seperti makanan dapat membawa dampak besar bagi semangat belajar generasi muda.















