BALANGAN – Menghadapi eskalasi jumlah mahasiswa yang sangat masif, Universitas Sapta Mandiri (Univsm) Kabupaten Balangan tengah memacu pembangunan arsitektur infrastruktur fisik dan digital kampus. Peningkatan fasilitas ini difokuskan pada penambahan ruang kelas baru dan laboratorium modern berstandar tinggi guna memastikan optimalisasi sistem belajar mengajar berjalan lancar.
Tercatat lebih dari 3.500 mahasiswa dari angkatan 2024 hingga 2025 kini menempuh pendidikan di Univsm. Lonjakan eksponensial ini merupakan dampak langsung dari keberhasilan program beasiswa “1000 Sarjana” dari Pemerintah Kabupaten Balangan.
Abdul Hamid, S.Kom., M.M., M.Kom, Rektor Universitas Sapta Mandiri menegaskan bahwa cetak biru pengembangan kampus tidak hanya berfokus pada gedung fisik, melainkan pada ekosistem digital yang terintegrasi.
“Bagaimana semuanya terkoneksi dan digitalisasi infrastruktur di kampus ini menjadi perhatian utama kami dalam lima tahun ke depan. Saat ini kami sedang fokus untuk membangun dan melengkapi kebutuhan kelas serta laboratorium-laboratorium. Karena kita ketahui bersama pemerintah daerah memiliki program 1000 sarjana, saat ini kami sudah mendapatkan lonjakan mahasiswa yang sangat besar,” ungkap Abdul Hamid.
Integrasi infrastruktur digital dan konektivitas ini dinilai sangat krusial. Hal ini tidak hanya memfasilitasi kelancaran lalu lintas data akademik ribuan mahasiswa secara real-time, tetapi juga bertujuan mencetak lulusan yang adaptif terhadap tantangan teknologi informasi modern. Melalui pembaruan sistem dan infrastruktur ini, Univsm optimis dapat menyelenggarakan pendidikan yang lebih optimal, terstruktur, dan efisien.















