Habar Balangan — Kepedulian terhadap sesama anggota ditunjukkan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Balangan dengan mendatangi langsung salah satu guru yang menjadi korban musibah kebakaran di Desa Kaladan, Kecamatan Paringin Selatan.
Korban diketahui bernama Mariati, seorang guru SDN Gampa. Rumah yang ditempatinya terbakar pada Jumat malam, 21 Agustus 2026, hingga mengalami kerusakan akibat dilalap api.
Sehari setelah kejadian, jajaran Pengurus PGRI Balangan mendatangi lokasi untuk memberikan bantuan sekaligus menyampaikan dukungan kepada korban. Sabtu 22/8/2026
Dalam kunjungan tersebut, PGRI Balangan menyerahkan santunan berupa uang tunai dan sejumlah kebutuhan pokok. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan Mariati dan keluarganya selama menghadapi masa sulit pascakebakaran.
Ketua PGRI Balangan, Musa Darkasi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap anggota yang sedang mengalami musibah.
“Kami dari PGRI Balangan turut berduka atas musibah yang menimpa Ibu Mariati. Ini bentuk kepedulian organisasi kepada anggota yang sedang ditimpa musibah. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran pengurus bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril agar korban tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah yang dialami.
Mariati pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan jajaran PGRI Balangan. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti bagi dirinya setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
PGRI Balangan berharap santunan yang diberikan dapat sedikit mengurangi beban korban sekaligus menjadi penyemangat bagi Mariati untuk kembali menata kehidupan setelah musibah.
Kepedulian tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PGRI Balangan untuk memperkuat solidaritas dan rasa kekeluargaan di antara para guru, khususnya ketika salah satu anggota menghadapi kondisi sulit.












