Ketua PBSI Balangan Dorong Turnamen Bulutangkis Terus Dikembangkan

Ketua PBSI Balangan Harap Kompetisi Bulutangkis Makin Berkembang

Habar Balangan — Kejuaraan Bulutangkis Piala Bupati Balangan 2026 bukan hanya menjadi arena persaingan para pebulutangkis. Turnamen ini juga diharapkan mampu membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang nantinya dapat dibina secara berkelanjutan.

Kompetisi yang berlangsung selama enam hari, 31 Agustus hingga 5 September 2026, tersebut diikuti sebanyak 64 pasangan dari berbagai wilayah di Kabupaten Balangan. Sejumlah kategori dipertandingkan, termasuk ganda putra dan ganda veteran.

Kejuaraan yang digelar di Badminton Hall Kawasan Tugu Maritam itu juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua PBSI Balangan sekaligus anggota DPRD Kabupaten Balangan, Fathurahman, berharap kompetisi serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.

Menurutnya, peningkatan jumlah peserta akan membuat persaingan semakin ketat. Di sisi lain, kondisi tersebut juga memberikan ruang yang lebih luas bagi pebulutangkis lokal untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan prestasinya.

Fathurahman juga mendorong agar Badminton Hall Kawasan Tugu Maritam dapat dimanfaatkan secara optimal. Tidak hanya untuk pertandingan, fasilitas tersebut diharapkan menjadi tempat latihan sekaligus wadah aktivitas masyarakat yang memiliki minat terhadap olahraga bulutangkis.

“Mudah-mudahan gedung ini dapat dikelola dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan bulutangkis,” katanya, Sabtu (5/9/2026).

Pada kategori ganda veteran, pasangan Rujani Zaidar asal Paringin Selatan dan Ato Wartoni dari Awayan berhasil menjadi juara pertama. Posisi kedua ditempati pasangan Suaib dan Abdussamad dari Lampihong.

Sementara itu, kategori ganda putra dimenangkan pasangan Rahmad Fauzan dan Abdul Rahman dari Paringin Selatan. Runner-up diraih Yunizar Ahmad Riswandi dari Paringin yang berpasangan dengan Muhammad Aidil Mubarok dari Paringin Selatan.

Piala Bupati Balangan 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperbanyak ruang kompetisi bagi atlet daerah. Dengan semakin seringnya turnamen digelar, peluang para pebulutangkis lokal, khususnya generasi muda, untuk berkembang dan berprestasi juga semakin terbuka.

Pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan ditunjang dengan kompetisi yang rutin diharapkan mampu melahirkan atlet Balangan yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *