Habar Balangan – PT PLN (Persero) terus mengintensifkan proses pemulihan unit-unit pembangkit pada Sistem Interkoneksi Kalimantan. Bersama pengelola pembangkit, PLN mengerahkan personel serta memperkuat koordinasi guna mempercepat penyelesaian setiap tahapan pekerjaan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kualitas.
Saat ini, fokus pekerjaan diarahkan pada pemulihan unit-unit pembangkit yang mengalami gangguan agar dapat kembali beroperasi secara bertahap setelah seluruh proses pengujian dinyatakan aman. Seiring progres yang terus berjalan, kondisi sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah ditargetkan mulai berangsur pulih pada awal Agustus 2026.
PLN menyampaikan bahwa seluruh upaya pemulihan dilakukan secara maksimal agar pasokan listrik dapat kembali normal secepat mungkin.
“Saat ini kami terus mengoptimalkan proses pemulihan unit-unit pembangkit pada Sistem Interkoneksi Kalimantan. Bersama seluruh pihak terkait, kami mengerahkan personel dan memperkuat koordinasi untuk mempercepat setiap tahapan pekerjaan dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kualitas. Kami menargetkan kondisi sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mulai berangsur pulih pada awal Agustus 2026,” tulis PLN dalam keterangannya.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang masih dirasakan selama proses pemulihan berlangsung.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang masih dirasakan pelanggan selama proses pemulihan. Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan dukungan masyarakat. Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru melalui kanal komunikasi resmi PLN,” demikian pernyataan PLN.












