Dinas Koperasi Balangan Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Koperasi Balangan

Rakor Pengawasan Perkoperasian Perkuat Tata Kelola Koperasi Balangan

Habar Balangan – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Balangan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Perkoperasian bagi pengurus dan pengawas koperasi di Kabupaten Balangan, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan penguatan kapasitas koperasi, khususnya dalam meningkatkan pemahaman pengurus dan pengawas mengenai pentingnya pengawasan serta tata kelola koperasi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Materi Rakor Pengawasan Perkoperasian disampaikan oleh Ibadurrahman, Kepala Seksi Pengendalian dan Pemeriksaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam pemaparannya, Ibadurrahman menjelaskan bahwa pengawasan memiliki peranan penting dalam membangun tata kelola koperasi yang baik. Pengawasan yang dilakukan secara optimal tidak hanya bertujuan memastikan kepatuhan koperasi terhadap peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan koperasi yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan.

“Pengawasan memiliki peranan penting dalam membangun tata kelola koperasi yang baik. Pengawasan yang dilakukan secara optimal tidak hanya untuk memastikan koperasi mematuhi peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan koperasi yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan,” ujar Ibadurrahman.

Ia menekankan, pengurus dan pengawas koperasi perlu memahami fungsi serta tanggung jawab masing-masing. Pemahaman tersebut diperlukan agar mekanisme pengawasan internal dapat berjalan secara efektif dan mampu mendukung pengelolaan koperasi secara profesional.

“Pengurus dan pengawas harus memahami fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Dengan pemahaman tersebut, pengawasan internal dapat dilaksanakan secara efektif sehingga berbagai potensi permasalahan dalam pengelolaan koperasi dapat diketahui dan ditindaklanjuti sejak dini,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif mengikuti rangkaian kegiatan. Hal tersebut terlihat dari interaksi dan diskusi antara peserta dengan narasumber yang berlangsung secara aktif.

Para pengurus dan pengawas koperasi juga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi koperasi masing-masing. Persoalan yang dibahas antara lain berkaitan dengan pengelolaan kelembagaan, pembaruan data koperasi melalui aplikasi ODS Mandiri, hingga pelaksanaan fungsi pengawasan koperasi.
Melalui diskusi yang interaktif tersebut, peserta memperoleh berbagai masukan dan solusi yang diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan koperasi di masing-masing wilayah.

Rakor ini juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah dan pelaku koperasi untuk memperkuat komunikasi serta menyamakan pemahaman mengenai pentingnya tata kelola koperasi yang tertib dan sesuai aturan.

Dengan terselenggaranya Rakor Kelembagaan Koperasi dan Rakor Pengawasan Perkoperasian, diharapkan pengurus dan pengawas koperasi di Kabupaten Balangan semakin memahami pentingnya tertib administrasi, penguatan kelembagaan, serta pelaksanaan pengawasan yang efektif.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya koperasi di Kabupaten Balangan yang semakin sehat, tangguh, profesional, dan berkelanjutan serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *