Habar Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sekaligus melepas kontingen Pramuka Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Balangan yang akan mengikuti Jambore Nasional ke-12 di Cibubur, Jakarta. Kegiatan tersebut dirangkai dengan Gerakan A.S.N Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Halaman Kantor Bupati Balangan, Senin (3/8/2026).
Sambutan Bupati Balangan disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Balangan, Fakhriyanto. Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi sekaligus melindungi hak-hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman.
Hari Anak Nasional ke-42 tahun ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Menurutnya, tema tersebut menegaskan bahwa setiap anak merupakan pribadi yang berharga, dihormati, didengar pendapatnya, serta memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya.
Fakhriyanto menekankan, perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Balangan menjadi bagian dari Kampanye BERLIAN atau Bersama Lindungi Anak. Gerakan tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan anak mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, ruang publik hingga ruang digital, sehingga anak dapat tumbuh dengan aman, bahagia, dihormati dan didengar suaranya.
Selanjutnya, Fakhriyanto berpesan kepada kontingen Pramuka Penggalang Kwarcab Balangan yang akan mengikuti Jambore Nasional ke-12 agar menjaga kesehatan, kekompakan dan nama baik daerah. Para peserta juga diminta aktif mengikuti berbagai kegiatan serta membangun interaksi positif dengan kontingen dari berbagai daerah.
Ia meminta para peserta memperkenalkan Kabupaten Balangan dengan penuh kebanggaan selama berada di tingkat nasional. “Setiap berkenalan atau ada yang bertanya, katakan dengan bangga: dari Kabupaten Balangan, Kalsel,” pesannya.
Fakhriyanto berharap seluruh kontingen Kwarcab Balangan senantiasa diberikan kesehatan dan perlindungan selama perjalanan maupun mengikuti Jambore Nasional. Ia juga berharap para peserta pulang ke Banua dengan membawa pengalaman dan pengetahuan baru yang dapat diterapkan di Kabupaten Balangan.
Selain dua agenda tersebut, kegiatan juga menjadi momentum mendorong Gerakan A.S.N Panutan Pembayaran PBB-P2. Fakhriyanto mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan agar menjadi teladan dalam memenuhi kewajiban membayar pajak daerah, khususnya PBB-P2.
Ia menjelaskan, pajak daerah merupakan salah satu sumber pendapatan yang digunakan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Bahkan, gaji ASN juga bersumber dari kas daerah yang salah satu sumbernya berasal dari pajak daerah.
Dengan nada santai, Fakhriyanto menyindir ASN yang menerima gaji tetapi belum memenuhi kewajiban membayar PBB-P2. “Kalau pian menerima gaji tetapi tidak bayar PBB-P2, atau berlambat-lambat membayarnya, berarti pian senang menerima saja tapi tidak senang memberi. Pelit betul pian,” ujarnya yang disambut suasana santai peserta.
Ia pun mengajak seluruh ASN menjadikan Gerakan A.S.N Panutan Pembayaran PBB-P2 sebagai komitmen bersama untuk meningkatkan kepatuhan pajak sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ASN diminta memanfaatkan layanan pembayaran yang tersedia, baik di lokasi kegiatan maupun melalui aplikasi perbankan di telepon seluler masing-masing.
“Mari tunjukkan bahwa A.S.N Balangan adalah pelopor dan teladan dalam membayar PBB-P2,” tegasnya. Pemerintah Kabupaten Balangan turut menyampaikan apresiasi kepada Bank Kalsel, BPKPAD dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mendorong Gerakan A.S.N Panutan Pembayaran PBB-P2 di Kabupaten Balangan.












