Habar Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan mulai membahas rencana pemanfaatan kawasan Pasar Paringin dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait dalam rapat koordinasi di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Rabu (19/8/2026).
Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Balangan, Fakhriyanto, tersebut membahas berbagai kebutuhan sebelum kawasan pasar dapat difungsikan secara optimal, mulai dari kesiapan teknis, fasilitas, pengelolaan hingga keberlanjutan aktivitas perdagangan.
Fakhriyanto mengatakan, pasar yang telah dibangun perlu segera difungsikan dengan dukungan koordinasi antarperangkat daerah untuk memenuhi kebutuhan pendukung.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Balangan, Herlina, menyampaikan, pemanfaatan bangunan pasar tidak bisa dilakukan secara langsung karena masih ada sejumlah tahapan yang perlu disiapkan.
“Memang itu harus difungsikan, sudah dibangun harus difungsikan. Tetapi kita punya tatanan ataupun aturan untuk bisa memfungsikan itu secara maksimal,” ujarnya.
Menurut Herlina, pemerintah daerah terlebih dahulu ingin memastikan kawasan pasar memiliki fasilitas yang memadai dan nyaman sehingga masyarakat memiliki alasan untuk datang dan beraktivitas di sana.
“Kita ukur dari kita dulu, ingin enggak ke sana. Yang seterusnya baru pedagang itu sendiri. Kita inginkan pedagang direlokasi, harapannya ekonominya lebih meningkat,” jelasnya.
Ia menegaskan, rencana relokasi pedagang perlu diperhitungkan dengan cermat, terutama agar perpindahan lokasi tidak justru berdampak pada pendapatan pedagang.
Dalam rapat tersebut, setiap instansi diminta menyampaikan masukan secara tertulis sebagai bahan pembahasan pada pertemuan berikutnya, terutama terkait penataan bangunan dan fasilitas pendukung Pasar Paringin.












