Habarbalangan – Senyum ceria tampak menghiasi wajah para siswa saat jam istirahat tiba di SMAN 2 Paringin, Senin (10/11/2025). Hari itu menjadi momen spesial bagi mereka, karena Wakil Bupati Balangan, H. Akhmad Fauzi, datang langsung untuk meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak hanya di satu sekolah, kegiatan monitoring ini juga dilakukan di SMPN 4 Paringin dan SMPN 1 Paringin. Dalam kunjungannya, Wabup Akhmad Fauzi meninjau proses pembagian makanan, berdialog dengan siswa, serta berbincang dengan kepala sekolah dan guru pendamping.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Balangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemenuhan gizi seimbang bagi peserta didik. Menurut Akhmad Fauzi, kesehatan dan kecukupan gizi adalah pondasi utama agar anak-anak dapat tumbuh cerdas dan fokus belajar.
“Anak-anak yang sehat dan cukup gizi tentu akan lebih fokus belajar. Melalui program MBG ini, kita ingin memastikan tidak ada siswa di Balangan yang belajar dalam kondisi lapar,” ujar Wabup Akhmad Fauzi.
Sementara itu, Raihani, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 2 Balangan, mengaku pelaksanaan perdana program ini disambut sangat antusias oleh para siswa.
“Sejak awal kegiatan dimulai, suasana tampak penuh semangat dan keceriaan. Menu perdana hari ini telur, dan hampir semua anak menghabiskan makanannya. Susu dan buahnya juga disukai. Jadi kami merasa senang karena menu pertama ini sesuai dengan selera anak-anak,” ungkapnya.
Program MBG di Paringin disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Balangan dengan total 1.002 siswa penerima manfaat dari jenjang SMP dan SMA di Kecamatan Paringin Selatan. Ke depan, program ini akan diperluas hingga mencakup 3.600 siswa di wilayah tanggung jawab SPPG Polres Balangan.
“Melalui kegiatan monitoring ini, saya berharap agar pelaksanaan MBG terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas menu maupun efektivitas distribusi. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini sebagai langkah strategis dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” harap Akhmad Fauzi.
Program Makan Bergizi Gratis di Balangan bukan hanya sekadar agenda pemerintah, tetapi juga wujud nyata perhatian terhadap masa depan generasi muda — generasi yang diharapkan tumbuh sehat, kuat, dan menjadi penerus pembangunan daerah.












