Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU dan kios eceran di Kabupaten Balangan membuat warga panik. Sejak beberapa hari terakhir, warga saling berkomunikasi melalui grup-grup WhatsApp untuk mencari tahu lokasi yang masih menyediakan BBM, terutama jenis Pertamax.
Situasi semakin mencolok pada Senin malam (24/11/2025), ketika kabar ketersediaan Pertamax di Pertashop Desa Sikontan, Kecamatan Awayan, Balangan, tersebar luas di media sosial. Informasi tersebut memicu gelombang warga yang langsung mendatangi lokasi.
Postingan di Instagram Habar Balangan memperlihatkan antrian panjang kendaraan roda empat dan roda dua mengular di depan Pertashop. Banyak warga rela menunggu demi mendapatkan jatah BBM yang belakangan sulit ditemukan.
Postingan Viral, Warga Minta Dihapus
Di tengah ramainya antrian, seorang warga bernama Muhammad Padillah menyampaikan kegelisahannya. Ia meminta agar postingan mengenai Pertashop Sikontan dihapus karena dianggap memicu kedatangan lebih banyak warga dari berbagai lokasi.
“Tolong min hapus postingan Pertashop Sikontan itu. Banyak yang belum kebagian gara-gara banyak yang posting,” ucapnya.
Permintaan tersebut menggambarkan kekhawatiran warga terhadap semakin langkanya BBM jenis Pertamax maupun Pertalite dalam sepekan terakhir.
Harga Eceran Melonjak, Ketersediaan Minim
Kelangkaan BBM juga berdampak pada harga eceran di masyarakat. Pertamax yang biasanya dibeli dengan harga normal, kini bisa dijual hingga Rp20 ribu per liter. Sementara Pertalite dilepas hingga di angka Rp15 ribu per liter, itupun sangat terbatas.
Warga berharap agar pasokan BBM segera kembali normal dan pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat mengambil langkah cepat untuk mengatasi antrean dan kelangkaan ini.















