banner

Inovasi Bekal Akrobat Puskesmas Uren Tingkatkan Keamanan Penggunaan Obat di Desa

banner 120x600
banner 468x60

Puskesmas Uren Kabupaten Balangan menghadirkan inovasi Bekal Akrobat (Berikan Label, Awasi Kedaluwarsa Obat) sebagai upaya memperkuat pengawasan penggunaan obat di masyarakat, khususnya wilayah terpencil. Inovasi ini digagas tenaga kefarmasian Puskesmas Uren, Rahmi Safitri, dan telah berjalan sejak 22 Agustus 2022.

Bekal Akrobat dirancang untuk memastikan obat yang diterima pasien aman, tepat aturan pakai, serta tidak melewati masa kedaluwarsa. Seiring perkembangan, program ini kini menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

Banner Iklan

Rahmi Safitri menjelaskan bahwa pelayanan kefarmasian di puskesmas menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan penggunaan obat oleh masyarakat.

“Pelayanan kefarmasian adalah pintu pertama memastikan obat yang diterima pasien aman dan digunakan sesuai aturan. Namun keterbatasan akses layanan kesehatan dan rendahnya pemahaman masyarakat masih menjadi tantangan,” ujar Rahmi, Kamis (29/1/2026).

Sebagai solusi, Bekal Akrobat awalnya diterapkan di Apotek Puskesmas Uren, kemudian diperluas ke Posyandu ILP di seluruh desa wilayah kerja puskesmas pada 2024. Program ini dinilai sangat membantu terutama bagi lansia yang menjalani pengobatan rutin.

Kepala Puskesmas Uren menilai inovasi tersebut berdampak nyata bagi pelayanan kesehatan desa.

“Melalui Kartu Akrobat, petugas bisa memantau masa kedaluwarsa obat tanpa bergantung jaringan internet. Ini meningkatkan kepatuhan pasien dan menekan obat terbuang,” jelasnya.

Pada 2025, sasaran inovasi diperluas kepada pasien gangguan kejiwaan yang menjalani terapi jangka panjang melalui koordinasi keluarga, kader kesehatan, serta kunjungan rumah.

Melalui Bekal Akrobat, Puskesmas Uren memperkuat peran sebagai pusat edukasi penggunaan obat yang aman, rasional, dan bertanggung jawab.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *