banner

Fokus untuk Penguatan Mutu Pendidikan Dasar, FKIP UnivSM Teken MoA dengan Disdikbud Balangan

banner 120x600
banner 468x60

BALANGAN – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Sapta Mandiri resmi menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan. Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) yang dirancang untuk memperkuat kaitan antara dunia akademik dan praktik nyata di lapangan.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Difa Maulidya, M.Pd, menyampaikan bahwa pendorong utama inisiasi ini adalah kebutuhan untuk menjadikan sekolah-sekolah di Kabupaten Balangan sebagai laboratorium pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa. Menurutnya, kerja sama ini sangat strategis mengingat keberagaman konteks sekolah dasar di wilayah tersebut yang dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara langsung.

Banner Iklan

“MoA ini secara langsung mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM, terutama pada bentuk kegiatan asistensi mengajar dan magang kependidikan. Kami juga mengarahkan kolaborasi ini untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama universitas, di mana mahasiswa dan dosen mendapatkan pengalaman nyata di luar kampus agar hasil kerja akademik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Difa Maulidya.

Dalam tataran teknis, Implementation Arrangement yang akan segera dieksekusi mencakup berbagai program komprehensif. Program tersebut meliputi asistensi mengajar di sekolah dasar, magang pada aspek manajemen sekolah, hingga riset kolaboratif antara dosen dan guru. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pelatihan inovasi pembelajaran bagi para pendidik serta kegiatan praktik lapangan yang terintegrasi dengan program MBKM.

Melalui keterlibatan langsung di sekolah, mahasiswa PGSD diharapkan mampu menguasai kompetensi pedagogik yang kontekstual, memiliki pengalaman dalam pengelolaan pembelajaran diferensiasi, serta terampil dalam berkomunikasi dan berkolaborasi dengan lingkungan sekolah. Lebih dari sekadar praktik, dosen juga akan melakukan pengabdian masyarakat melalui riset terapan untuk memecahkan masalah pendidikan dasar di Kabupaten Balangan.

Difa Maulidya berharap sinergi ini tidak hanya meningkatkan kualitas lulusan yang siap terjun ke dunia kerja, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi mutu pendidikan di daerah. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini diproyeksikan menjadi model kemitraan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik bagi institusi perguruan tinggi maupun pemerintah daerah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *