Kantah Aceh Tamiang Selamatkan 75 Ribu Arsip

Perjuangan pulihkan dokumen pertanahan pascabencana

Kondisi Kantah Aceh Tamiang pascabencana banjir.
Kondisi kantor pertanahan yang terdampak banjir dan lumpur.

ACEH TAMIANG, habarbalangan.com – Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir November 2025 menyebabkan kerusakan besar, termasuk terhadap arsip pertanahan di Kantor Pertanahan setempat.

Kepala Kantah Kabupaten Aceh Tamiang, Evan Rahmaini, menyampaikan sekitar 75.000 buku tanah dan surat ukur terdampak akibat banjir dan lumpur yang merendam hampir seluruh ruangan kantor.

“Itu adalah bukti hak masyarakat. Kalau itu rusak atau hilang, yang terdampak adalah kepastian hukum warga,” ujarnya.

Dalam kondisi akses terputus dan listrik padam, proses penyelamatan arsip tidak bisa langsung dilakukan. Setelah beberapa hari, tim mulai menyusun strategi evakuasi dan memindahkan dokumen ke lokasi yang lebih aman seperti Kabupaten Langkat, Kota Langsa, dan Banda Aceh untuk dilakukan restorasi.

Proses pemulihan ini turut didukung oleh Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional melalui program KKNP-PTLP dengan melibatkan puluhan taruna/i. Meski dilakukan secara bertahap, upaya ini menjadi langkah penting dalam menjaga arsip negara sekaligus memulihkan pelayanan pertanahan bagi masyarakat. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *