BALANGAN – Persepsi bahwa rumah yang layak huni harus dibangun dengan biaya mahal berhasil ditepis dalam kegiatan pengabdian masyarakat Universitas Sapta Mandiri (Univsm) di Desa Kandang Halang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (3/4).
Kegiatan bertajuk “Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Penerapan Standar Rumah Aman, Sehat, dan Layak Huni” ini disambut antusias oleh puluhan warga dan perangkat desa setempat. Mereka secara aktif berdiskusi dan mengikuti sesi penyuluhan mengenai cara praktis menciptakan hunian yang sehat.
Desa Kandang Halang dipilih karena masih banyak ditemukan rumah yang belum memenuhi standar kelayakan akibat keterbatasan informasi.
Nadya Kartika Dewi, Kepala Program Studi Teknik Sipil Univsm, dalam paparannya menekankan bahwa masyarakat dapat mulai memperbaiki kualitas hunian dengan langkah-langkah sederhana.
“Rumah yang layak itu bukan berarti harus mewah, tetapi bagaimana sirkulasi udara baik, pencahayaan cukup, sanitasi terpenuhi, serta struktur bangunan aman. Hal-hal ini yang kami tekankan dalam edukasi kepada masyarakat,” ujar Nadya.
Ia menambahkan, saat ini masih banyak warga yang membangun rumah tanpa pedoman teknis yang tepat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman sederhana namun aplikatif. Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang begitu aktif, mulai dari bertanya hingga ikut langsung dalam demonstrasi. Ini menunjukkan kesadaran untuk memperbaiki kualitas hunian sebenarnya sudah ada,” ungkapnya bangga.















